Saturday, March 21, 2026
32.7 C
Jayapura

Dikenal Periang, Mudah Akrab Namun Kerap Bermain Sendiri

Mendengar Pengakuan Warga yang Mengenal Almarhum Nur Alisha Aulya Semasa Hidup

Aparat kepolisian memiliki beberapa PR terkait beberapa kasus menonjol belakangan ini di Kota Jayapura. Satu yang masih hangat dibicarakan adalah tewasnya seorang Balita, Nur Aisha Aulya. Korban dikenal gemesin.

Laporan: Jimi Karlodi – Jayapura

Memasuki hari ke 10 kepergian almarhum Nur Alisha Aulya publik  masih bertanya-tanya siapa sebenarnya pelaku yang dengan tega melakukan pembunuhan terhadap gadis kecil ini. Banyak pertanyaan yang  muncul di kalangan masyarakat, terutama di media sosial (Medsos). Tak sedikit yang menduga korban meninggal dunia disebabkan karena mendapatkan kekerasan, tak hanya itu warganet juga menduga pelaku pembunuhan adalah orang terdekatnya.

Baca Juga :  Fasilitas Cukup Lengkap, Jadi Tempat Belajar Masak hingga Diikutkan Lomba Dapur

Penyampaian Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor Mackbon  yang meminta pihak keluarga jujur dan lebih terbuka dalam memberikan keterangan terkait kejadian yang menimpa Nur Alisha Aulya menjadi pertanyaan baru mengapa harus ada statemen seperti ini. Apakah penyidik mengalami kendala dalam mengumpulkan bukti dan keterangan karena ada yang masih ditutup-tutupi.

Pemeriksaan menggunakan alat Lie Detector biasanya sudah bisa diketahui jawabannya 1 x 24 jam untuk memastikan apakah saksi sedang berbohong atau berkata apa adanya. Namun ini juga belum dibeberkan karena masih berproses. Sejak jenazah Aulya ditemukan di dalam kolam di belakang rumahnya, Rabu (2/4) Polresta Jayapura Kota langsung memeriksa sebanyak 10 saksi termasuk kedua orang tua korban.

Baca Juga :  Mengenal Sosok Perempuan Port Numbay Masuk Kandidat Penerima Kalpataru

Akan tetapi hingga sekarang, polisi belum juga menemukan pelakunya. Sementara kedua orang tua korban, keluarga hingga masyarakat Kota Jayapura terus mempertanyakan siapa sebenarnya pelaku yang tak memiliki hati nurani hingga harus menghabisi nyawa anak sekecil itu.  Cenderawasih Pos berupaya mengecek jejak lain sebelum orang tua Aulya pindah ke tempat usaha baru.

Mendengar Pengakuan Warga yang Mengenal Almarhum Nur Alisha Aulya Semasa Hidup

Aparat kepolisian memiliki beberapa PR terkait beberapa kasus menonjol belakangan ini di Kota Jayapura. Satu yang masih hangat dibicarakan adalah tewasnya seorang Balita, Nur Aisha Aulya. Korban dikenal gemesin.

Laporan: Jimi Karlodi – Jayapura

Memasuki hari ke 10 kepergian almarhum Nur Alisha Aulya publik  masih bertanya-tanya siapa sebenarnya pelaku yang dengan tega melakukan pembunuhan terhadap gadis kecil ini. Banyak pertanyaan yang  muncul di kalangan masyarakat, terutama di media sosial (Medsos). Tak sedikit yang menduga korban meninggal dunia disebabkan karena mendapatkan kekerasan, tak hanya itu warganet juga menduga pelaku pembunuhan adalah orang terdekatnya.

Baca Juga :  ASN Pemprov Papua Masuk Pukul 08:30 WIT, di Pemkot Apel Pagi Senin Ditiadakan

Penyampaian Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor Mackbon  yang meminta pihak keluarga jujur dan lebih terbuka dalam memberikan keterangan terkait kejadian yang menimpa Nur Alisha Aulya menjadi pertanyaan baru mengapa harus ada statemen seperti ini. Apakah penyidik mengalami kendala dalam mengumpulkan bukti dan keterangan karena ada yang masih ditutup-tutupi.

Pemeriksaan menggunakan alat Lie Detector biasanya sudah bisa diketahui jawabannya 1 x 24 jam untuk memastikan apakah saksi sedang berbohong atau berkata apa adanya. Namun ini juga belum dibeberkan karena masih berproses. Sejak jenazah Aulya ditemukan di dalam kolam di belakang rumahnya, Rabu (2/4) Polresta Jayapura Kota langsung memeriksa sebanyak 10 saksi termasuk kedua orang tua korban.

Baca Juga :  Sebagai Pengingat bahwa Indonesia Diikat dan Tidak Dipisahkan Laut

Akan tetapi hingga sekarang, polisi belum juga menemukan pelakunya. Sementara kedua orang tua korban, keluarga hingga masyarakat Kota Jayapura terus mempertanyakan siapa sebenarnya pelaku yang tak memiliki hati nurani hingga harus menghabisi nyawa anak sekecil itu.  Cenderawasih Pos berupaya mengecek jejak lain sebelum orang tua Aulya pindah ke tempat usaha baru.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya