Menurut Fakhiri, keberadaan koperasi akan membangun mata rantai ekonomi kampung. Petani dapat menjual hasil pertanian ke koperasi, kemudian ditampung melalui gudang dan disalurkan ke Bulog. Selain itu, masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok langsung dari gerai koperasi di kampung masing-masing.
Ke depan, Pemerintah Provinsi Papua menargetkan pembangunan Koperasi Merah Putih di sembilan kabupaten/kota di Papua. Program ini diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi petani, nelayan, pelaku perkebunan, serta UMKM, sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Gubernur juga menegaskan akan mengoordinasikan seluruh kepala daerah kabupaten/kota serta menginstruksikan Kepala Dinas Koperasi Provinsi Papua untuk lebih aktif mengawal pelaksanaan program tersebut di setiap wilayah.
“Jika lahan sudah tersedia dan tidak bermasalah, kementerian terkait dapat segera melakukan pembangunan agar manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat kampung,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menyampaikan, Kementerian Koperasi, atas arahan Presiden Prabowo Subianto memfokuskan seluruh jajaran untuk menyukseskan program Koperasi Desa atau Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia.
Khusus Papua, Farida menyebut wilayah ini menjadi perhatian strategis sebagai etalase Indonesia di kawasan Pasifik. Karena itu, program nasional Kementerian Koperasi akan disinergikan secara intensif dengan Pemerintah Provinsi Papua serta pemerintah kabupaten/kota.
Menurut Fakhiri, keberadaan koperasi akan membangun mata rantai ekonomi kampung. Petani dapat menjual hasil pertanian ke koperasi, kemudian ditampung melalui gudang dan disalurkan ke Bulog. Selain itu, masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok langsung dari gerai koperasi di kampung masing-masing.
Ke depan, Pemerintah Provinsi Papua menargetkan pembangunan Koperasi Merah Putih di sembilan kabupaten/kota di Papua. Program ini diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi petani, nelayan, pelaku perkebunan, serta UMKM, sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Gubernur juga menegaskan akan mengoordinasikan seluruh kepala daerah kabupaten/kota serta menginstruksikan Kepala Dinas Koperasi Provinsi Papua untuk lebih aktif mengawal pelaksanaan program tersebut di setiap wilayah.
“Jika lahan sudah tersedia dan tidak bermasalah, kementerian terkait dapat segera melakukan pembangunan agar manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat kampung,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menyampaikan, Kementerian Koperasi, atas arahan Presiden Prabowo Subianto memfokuskan seluruh jajaran untuk menyukseskan program Koperasi Desa atau Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia.
Khusus Papua, Farida menyebut wilayah ini menjadi perhatian strategis sebagai etalase Indonesia di kawasan Pasifik. Karena itu, program nasional Kementerian Koperasi akan disinergikan secara intensif dengan Pemerintah Provinsi Papua serta pemerintah kabupaten/kota.