Saturday, April 5, 2025
25.7 C
Jayapura

Impor Papua April Alami Kenaikan 409,36 Persen

JAYAPURA  Impor Papua pada April 2024 tercatat senilai US$ 337,94 ribu atau naik 409,36 persen bila dibandingkan dengan impor pada Maret 2024 yang senilai US$66,35 ribu.

Kepala BPS Provinsi Papua, Adriana H. Karolina menjelaskan, Impor Papua pada April 2024  merupakan impor nonmigas. Dibandingkan Maret 2024, nilai impor Papua mengalami peningkatan sebesar 409,36 persen.

“Total impor nonmigas kumulatif Papua pada periode Januari-April 2024 senilai US$1.525,04 ribu atau turun sebesar 51,65 persen bila dibandingkan  total impor kumulatif pada periode Januari-April 2023 yang senilai US$3.153,98 ribu, ” katanya kepada Cenderawasih Pos, Kamis (16/5) kemarin.

Diakuinya, pada April 2024 Impor dari Provinsi Papua hanya berupa barang dari Golongan Mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya (HS84) yang senilai US$337,94 ribu.

Baca Juga :  Pos-In Terus Bertransformasi Digital

“Secara kumulatif, nilai impor nonmigas  periode Januari-April 2024 mengalami penurunan sebesar 55,05 persen, dengan nilai  kumulatif impor senilai US$763,04 ribu. Nilai kumulatif impor dari barang Golongan  Mesin dan Peralatan mekanis serta bagiannya (HS 84) sebesar US$440,60 ribu,” terangnya.

Dijelaskannya, Neraca perdagangan Papua pada April 2024 mengalami surplus sebesar US$ 3.152,65 ribu.  Surplus terjadi karena nilai ekspor yang lebih besar dari pada impor.

“Nilai ekspor Papua  pada April 2024 tercatat senilai US$3.490,59 ribu sedangkan nilai impor Papua pada April  2024 sebesar US$337,94 ribu. Secara kumulatif, neraca perdagangan Papua pada April 2024 mengalami surplus sebesar US$27.119,57ribu, ” terangnya.

Baca Juga :  Badan Percepatan Pembangunan Diminta Tak Perpanjang Birokrasi

Lanjutnya, Nilai ekspor kumulatif Januari-April 2024  senilai US$28.644,61 ribu sedangkan nilai impor kumulatif April 2024 senilai US$1.525,04.  Neraca perdagangan Papua periode Januari-April 2024 mengalami peningkatan sebesar  59,02 persen jika dibandingkan dengan neraca perdagangan Januari – April 2023 yang surplus  senilai US$17.054,33 ribu.

Empat besar negara asal impor ke Papua adalah Taiwan senilai US$237,14 ribu  (70,17%), Afrika Selatan US$65,75 ribu(19,46%), Jepang senilai US$19,78 ribu  (19,78%), dan Singapura senilai US$14,71 ribu (4,35%). (ana/ary)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos   

JAYAPURA  Impor Papua pada April 2024 tercatat senilai US$ 337,94 ribu atau naik 409,36 persen bila dibandingkan dengan impor pada Maret 2024 yang senilai US$66,35 ribu.

Kepala BPS Provinsi Papua, Adriana H. Karolina menjelaskan, Impor Papua pada April 2024  merupakan impor nonmigas. Dibandingkan Maret 2024, nilai impor Papua mengalami peningkatan sebesar 409,36 persen.

“Total impor nonmigas kumulatif Papua pada periode Januari-April 2024 senilai US$1.525,04 ribu atau turun sebesar 51,65 persen bila dibandingkan  total impor kumulatif pada periode Januari-April 2023 yang senilai US$3.153,98 ribu, ” katanya kepada Cenderawasih Pos, Kamis (16/5) kemarin.

Diakuinya, pada April 2024 Impor dari Provinsi Papua hanya berupa barang dari Golongan Mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya (HS84) yang senilai US$337,94 ribu.

Baca Juga :  Tim Kuasa Hukum Minta KPK Pahami Kondisi Gubernur

“Secara kumulatif, nilai impor nonmigas  periode Januari-April 2024 mengalami penurunan sebesar 55,05 persen, dengan nilai  kumulatif impor senilai US$763,04 ribu. Nilai kumulatif impor dari barang Golongan  Mesin dan Peralatan mekanis serta bagiannya (HS 84) sebesar US$440,60 ribu,” terangnya.

Dijelaskannya, Neraca perdagangan Papua pada April 2024 mengalami surplus sebesar US$ 3.152,65 ribu.  Surplus terjadi karena nilai ekspor yang lebih besar dari pada impor.

“Nilai ekspor Papua  pada April 2024 tercatat senilai US$3.490,59 ribu sedangkan nilai impor Papua pada April  2024 sebesar US$337,94 ribu. Secara kumulatif, neraca perdagangan Papua pada April 2024 mengalami surplus sebesar US$27.119,57ribu, ” terangnya.

Baca Juga :  Stok Melimpah, Udang Dijual Rp 70 Ribu/kg

Lanjutnya, Nilai ekspor kumulatif Januari-April 2024  senilai US$28.644,61 ribu sedangkan nilai impor kumulatif April 2024 senilai US$1.525,04.  Neraca perdagangan Papua periode Januari-April 2024 mengalami peningkatan sebesar  59,02 persen jika dibandingkan dengan neraca perdagangan Januari – April 2023 yang surplus  senilai US$17.054,33 ribu.

Empat besar negara asal impor ke Papua adalah Taiwan senilai US$237,14 ribu  (70,17%), Afrika Selatan US$65,75 ribu(19,46%), Jepang senilai US$19,78 ribu  (19,78%), dan Singapura senilai US$14,71 ribu (4,35%). (ana/ary)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos   

Berita Terbaru

Artikel Lainnya