JAYAPURA – Impor Papua pada April 2024 tercatat senilai US$ 337,94 ribu atau naik 409,36 persen bila dibandingkan dengan impor pada Maret 2024 yang senilai US$66,35 ribu.
Kepala BPS Provinsi Papua, Adriana H. Karolina menjelaskan, Impor Papua pada April 2024 merupakan impor nonmigas. Dibandingkan Maret 2024, nilai impor Papua mengalami peningkatan sebesar 409,36 persen.
“Total impor nonmigas kumulatif Papua pada periode Januari-April 2024 senilai US$1.525,04 ribu atau turun sebesar 51,65 persen bila dibandingkan total impor kumulatif pada periode Januari-April 2023 yang senilai US$3.153,98 ribu, ” katanya kepada Cenderawasih Pos, Kamis (16/5) kemarin.
Diakuinya, pada April 2024 Impor dari Provinsi Papua hanya berupa barang dari Golongan Mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya (HS84) yang senilai US$337,94 ribu.
“Secara kumulatif, nilai impor nonmigas periode Januari-April 2024 mengalami penurunan sebesar 55,05 persen, dengan nilai kumulatif impor senilai US$763,04 ribu. Nilai kumulatif impor dari barang Golongan Mesin dan Peralatan mekanis serta bagiannya (HS 84) sebesar US$440,60 ribu,” terangnya.
Dijelaskannya, Neraca perdagangan Papua pada April 2024 mengalami surplus sebesar US$ 3.152,65 ribu. Surplus terjadi karena nilai ekspor yang lebih besar dari pada impor.
“Nilai ekspor Papua pada April 2024 tercatat senilai US$3.490,59 ribu sedangkan nilai impor Papua pada April 2024 sebesar US$337,94 ribu. Secara kumulatif, neraca perdagangan Papua pada April 2024 mengalami surplus sebesar US$27.119,57ribu, ” terangnya.
Lanjutnya, Nilai ekspor kumulatif Januari-April 2024 senilai US$28.644,61 ribu sedangkan nilai impor kumulatif April 2024 senilai US$1.525,04. Neraca perdagangan Papua periode Januari-April 2024 mengalami peningkatan sebesar 59,02 persen jika dibandingkan dengan neraca perdagangan Januari – April 2023 yang surplus senilai US$17.054,33 ribu.
Empat besar negara asal impor ke Papua adalah Taiwan senilai US$237,14 ribu (70,17%), Afrika Selatan US$65,75 ribu(19,46%), Jepang senilai US$19,78 ribu (19,78%), dan Singapura senilai US$14,71 ribu (4,35%). (ana/ary)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos