Saturday, January 3, 2026
29.8 C
Jayapura

Longsor di Kampung Pobiatma, 12 Rumah Tertimbun

Bupati juga mengaku jika ini adalah bagian dari berbagi kasih yang dilakukan pemerintah daerah di mometum Natal. Hal ini juga mencerminkan semangat Natal yang penuh dengan kebaikan dan kepedulian terhadap sesama yang sedang mengalami kesulitan sehingga dengan adanya bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan serta kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak bencana.

“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga dan membawa rasa harapan di hari Natal yang penuh makna,”bebernya.=

Sementara untuk penanganan longsor ini, dimana sebelum perayaan Natal, pemerintah sudah mencoba membuka akses jalan, ke wilayah tersebut yang menghubungkan Kabupaten Jayawijaya dan Yahukimo, akan tetapi surah hujan hingga saat ini masih tinggi, sehingga sulit untuk mengangkat material longsoran tersebut.

Baca Juga :  Korban Pembunuhan Warga Sipil dan Tak Ada Pengungsian

“Kami sudah mencoba untuk mengangkat material yang menimbun 12 rumah di kampung itu dan membuka akses jalan, namun sampai dengan saat ini curah hujan masih tinggi sehingga membuat material dari gunung itu kembali turun dan pekerjaan yang dilakukan juga menjadi sulit,” tutupnya. (jo/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Bupati juga mengaku jika ini adalah bagian dari berbagi kasih yang dilakukan pemerintah daerah di mometum Natal. Hal ini juga mencerminkan semangat Natal yang penuh dengan kebaikan dan kepedulian terhadap sesama yang sedang mengalami kesulitan sehingga dengan adanya bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan serta kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak bencana.

“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga dan membawa rasa harapan di hari Natal yang penuh makna,”bebernya.=

Sementara untuk penanganan longsor ini, dimana sebelum perayaan Natal, pemerintah sudah mencoba membuka akses jalan, ke wilayah tersebut yang menghubungkan Kabupaten Jayawijaya dan Yahukimo, akan tetapi surah hujan hingga saat ini masih tinggi, sehingga sulit untuk mengangkat material longsoran tersebut.

Baca Juga :  Apresiasi KIP di Kampung Ruar, Biak Timur Biak Numfor

“Kami sudah mencoba untuk mengangkat material yang menimbun 12 rumah di kampung itu dan membuka akses jalan, namun sampai dengan saat ini curah hujan masih tinggi sehingga membuat material dari gunung itu kembali turun dan pekerjaan yang dilakukan juga menjadi sulit,” tutupnya. (jo/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya