Sunday, January 18, 2026
27.4 C
Jayapura

Pertikaian Antar Warga di Nabire, Lima Luka-luka

” Kota Nabire ini kota Sentral. Perang suku ini bisa berdampak buruk bagi masyarakat yang tidak tahu apa-apa.Bisa juga menyebar ke delapan Kabupaten. Saya harap, Semua kontrol emosinya dan pemerintah beserta kepala-kepala suku dan aparat keamanan segera lakukan mediasi akhiri perang suku,” imbuhnya.

Sementara itu Penjabat Sekda Provinsi Papua Tengah, Anwar Harun Damanik. S.STP., MM memintaagar pertikaian antar masyarakat di Kabupaten Nabire dapat dihentikan.

“Konflik ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Jangan sampai jatuh korban lebih banyak lagi,” ungkap Anwar Damanik usai mengecek para korban konflik di RSUD Nabire, Sabtu (27/4/2024) sore.

Anwar Damanik menceritakan pertikaian ini telah mengakibatkan 5 orang luka-luka. Saat ini para korban telah dirawat di RSUD Nabire.

Baca Juga :  Kelulusan Diserahkan pada Satuan Pendidikan

“Jadi ada 2 korban luka berat dan 3 korban luka ringan. Kami telah meminta kepada seluruh korban agar dirawat sampai sembuh. Selain kami menjamin pengobatan untuk para korban, tadi kami juga memberikan santunan,” jelasnya.

Anwar Damanik menambahkan selain melihat para korban, pemerintah juga telah memanggil Kepala Suku Moni dan Kepala Suku Mee dan tokoh agama, guna meminta agar konflik antar masyarakat ini segera dihentikan.

“Selain itu kami sudah wacanakan dalam waktu dekat untuk mengumpulkan para kepala suku, tokoh intelektual, tokoh agama dan tokoh pemuda dan aparat keamanan untuk, untuk kemudian kita bersama-sama mencari solusi untuk menghentikan konflik ini,” tegansya.

Anwar Damanik menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak terprovokasi atas isu-isu yang berkembang. Ia mengharapkan agar semua pihak terlibat dalam menciptakan rasa aman, nyaman dan kondusif di wilayah Papua Tengah, secara khusus di Kabupaten Nabire. (txt/wen)

Baca Juga :  Panpel Liga 4 Papua Tengah Matangkan Persiapan

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

” Kota Nabire ini kota Sentral. Perang suku ini bisa berdampak buruk bagi masyarakat yang tidak tahu apa-apa.Bisa juga menyebar ke delapan Kabupaten. Saya harap, Semua kontrol emosinya dan pemerintah beserta kepala-kepala suku dan aparat keamanan segera lakukan mediasi akhiri perang suku,” imbuhnya.

Sementara itu Penjabat Sekda Provinsi Papua Tengah, Anwar Harun Damanik. S.STP., MM memintaagar pertikaian antar masyarakat di Kabupaten Nabire dapat dihentikan.

“Konflik ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Jangan sampai jatuh korban lebih banyak lagi,” ungkap Anwar Damanik usai mengecek para korban konflik di RSUD Nabire, Sabtu (27/4/2024) sore.

Anwar Damanik menceritakan pertikaian ini telah mengakibatkan 5 orang luka-luka. Saat ini para korban telah dirawat di RSUD Nabire.

Baca Juga :  Lapas Kelas II B Bakal Lakukan Normalisasi Terhadap Pegawai dan Warga Binaan

“Jadi ada 2 korban luka berat dan 3 korban luka ringan. Kami telah meminta kepada seluruh korban agar dirawat sampai sembuh. Selain kami menjamin pengobatan untuk para korban, tadi kami juga memberikan santunan,” jelasnya.

Anwar Damanik menambahkan selain melihat para korban, pemerintah juga telah memanggil Kepala Suku Moni dan Kepala Suku Mee dan tokoh agama, guna meminta agar konflik antar masyarakat ini segera dihentikan.

“Selain itu kami sudah wacanakan dalam waktu dekat untuk mengumpulkan para kepala suku, tokoh intelektual, tokoh agama dan tokoh pemuda dan aparat keamanan untuk, untuk kemudian kita bersama-sama mencari solusi untuk menghentikan konflik ini,” tegansya.

Anwar Damanik menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak terprovokasi atas isu-isu yang berkembang. Ia mengharapkan agar semua pihak terlibat dalam menciptakan rasa aman, nyaman dan kondusif di wilayah Papua Tengah, secara khusus di Kabupaten Nabire. (txt/wen)

Baca Juga :  Registrasi Mudik Gratis Dilayani di Kantor Dishub Papua

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya