Terkait Penumpang yang Mabuk di Atas Kapal
JAYAPURA-Insiden meninggalnya seorang penumpang Kapal Motor (KM) Gunung Dempo saat berlayar menuju Pelabuhan Laut Jayapura sangat disayangkan. Pasalnya dengan status kapal penumpang umum seharusnya bisa memberi rasa aman, kenyamanan dan keselamatan. Namun hal ini tidak terjadi untuk kejadian yang terjadi Senin (26/1) lalu.
Beberapa penumpang KM Gunung Dempo yang masuk ke Pelabuhan Jayapura kedapatan dipengaruhi minuman keras bahkan terjadi perkelahian yang berujung meninggalnya satu penumpang. Ini lantas dikomentari pihak Pelni Cabang Jayapura dan PT Pelindo Regional 4.
Menurut General Manager PT Pelindo Regional 4 Cabang Jayapura, Ramdan Affan Kiai Demak, meski kejadian ini bukan di wilayah tanggung jawabnya, pihaknya menyampaikan rasa prihatin atas insiden tersebut.
“Ini memang bukan ranah saya karena terjadi di atas kapal yang sedang berlayar, dan ini ranahnya Pelni,” ujarnya, Rabu (28/1). Ramdan menjelaskan, peristiwa itu berawal ketika penumpang tersebut naik kapal menuju Jayapura. Insiden terjadi di atas kapal sehingga pihak Pelindo tidak mengetahui secara langsung.
Namun, ia memastikan bahwa sistem keamanan di Pelabuhan Jayapura relatif aman. Setiap penumpang diperiksa sebelum naik kapal, termasuk tiket, barang bawaan, dan kondisi penumpang, seperti kemungkinan mengonsumsi minuman keras. Pemeriksaan dilakukan menggunakan X-ray, dan pihak kepolisian selalu menindak bila ditemukan miras atau narkoba.
Terkait Penumpang yang Mabuk di Atas Kapal
JAYAPURA-Insiden meninggalnya seorang penumpang Kapal Motor (KM) Gunung Dempo saat berlayar menuju Pelabuhan Laut Jayapura sangat disayangkan. Pasalnya dengan status kapal penumpang umum seharusnya bisa memberi rasa aman, kenyamanan dan keselamatan. Namun hal ini tidak terjadi untuk kejadian yang terjadi Senin (26/1) lalu.
Beberapa penumpang KM Gunung Dempo yang masuk ke Pelabuhan Jayapura kedapatan dipengaruhi minuman keras bahkan terjadi perkelahian yang berujung meninggalnya satu penumpang. Ini lantas dikomentari pihak Pelni Cabang Jayapura dan PT Pelindo Regional 4.
Menurut General Manager PT Pelindo Regional 4 Cabang Jayapura, Ramdan Affan Kiai Demak, meski kejadian ini bukan di wilayah tanggung jawabnya, pihaknya menyampaikan rasa prihatin atas insiden tersebut.
“Ini memang bukan ranah saya karena terjadi di atas kapal yang sedang berlayar, dan ini ranahnya Pelni,” ujarnya, Rabu (28/1). Ramdan menjelaskan, peristiwa itu berawal ketika penumpang tersebut naik kapal menuju Jayapura. Insiden terjadi di atas kapal sehingga pihak Pelindo tidak mengetahui secara langsung.
Namun, ia memastikan bahwa sistem keamanan di Pelabuhan Jayapura relatif aman. Setiap penumpang diperiksa sebelum naik kapal, termasuk tiket, barang bawaan, dan kondisi penumpang, seperti kemungkinan mengonsumsi minuman keras. Pemeriksaan dilakukan menggunakan X-ray, dan pihak kepolisian selalu menindak bila ditemukan miras atau narkoba.