Friday, January 23, 2026
28 C
Jayapura

Tak Cukup Bukti, Satu Terduga Pelaku Pembacokan Dipulangkan

JAYAPURA – Pasca kejadian pembacokan terhadap dua petani di Yahukimo pada 24 April lalu di lokasi Logpond, Dekai Yahukimo, hingga Kamis (27/4) kemarin pihak Polres Yahukimo masih melakukan penelusuran terhadap pelaku yang disebut berjumlah 3 orang.

Polisi memastikan terus menyelidiki kasus ini mengingat perbuatan yang dilakukan termasuk sadis karena kedua korban merupakan sosok lanjut usia dan dipastikan tidak bisa melakukan perlawanan.

“Penyidik di Polres Yahukimo masih terus melakukana penyelidikan dari kasus tersebut. Yang dilakukan cukup sadis karena melukai tanpa pandang bulu,” beber  Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2023, Kombespol Donny Charles Go, melalui ponselnya, Kamis (27/4).

Dikatakan dari penelusuran yang dilakukan polisi, dikatakan ada seorang pria yang berhasil diamankan dan dibawa ke Polres namun setelah dilakukan penyidikan ternyata tidak cukup bukti untuk menjerat pria tersebut sehingga polisi memutuskan mengembalikan yang bersangkutan.

Baca Juga :  Lolos Fase Grup AFC Cup Secara Cuma-cuma 

“Ia ada satu orang yang sempat dibawa ke Polres Yahukimo dan diperiksa tapi terpaksa dipulangkan karena memang tidak terdapat cukup bukti soal keterlibatannya untuk kasus pembacokan,” kata Go.

Sementara terkait kondisi korban, Sukadi dan Matsia, hingga kini keduanya masih menjalani penanganan medis di RS Dekai Yahukimo akibat luka yang cukup parah.

Sukadi mengalami luka robek di bagian mulut yang cukup lebar. Diduga akibat tebasan parang. Sedangkan sang istri yang sempat melarikan diri terkena sabetan benda tajam di bagian belakang leher sehingga mengakibatkan luka menganga.

Sekedar diketahui kejadian ini untuk Yahukimo bukan kali pertama dan biasanya pelaku sengaja melakukan penganiayaan sadis seperti ini untuk menyebar terror. (ade/wen)

Baca Juga :  Dikeroyok Orang Mabuk, Seorang ASN Babak Belur

JAYAPURA – Pasca kejadian pembacokan terhadap dua petani di Yahukimo pada 24 April lalu di lokasi Logpond, Dekai Yahukimo, hingga Kamis (27/4) kemarin pihak Polres Yahukimo masih melakukan penelusuran terhadap pelaku yang disebut berjumlah 3 orang.

Polisi memastikan terus menyelidiki kasus ini mengingat perbuatan yang dilakukan termasuk sadis karena kedua korban merupakan sosok lanjut usia dan dipastikan tidak bisa melakukan perlawanan.

“Penyidik di Polres Yahukimo masih terus melakukana penyelidikan dari kasus tersebut. Yang dilakukan cukup sadis karena melukai tanpa pandang bulu,” beber  Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2023, Kombespol Donny Charles Go, melalui ponselnya, Kamis (27/4).

Dikatakan dari penelusuran yang dilakukan polisi, dikatakan ada seorang pria yang berhasil diamankan dan dibawa ke Polres namun setelah dilakukan penyidikan ternyata tidak cukup bukti untuk menjerat pria tersebut sehingga polisi memutuskan mengembalikan yang bersangkutan.

Baca Juga :  Terlibat Kartu Kredit Fiktif, Kepala Bank Papua KCP Genyem Ditahan

“Ia ada satu orang yang sempat dibawa ke Polres Yahukimo dan diperiksa tapi terpaksa dipulangkan karena memang tidak terdapat cukup bukti soal keterlibatannya untuk kasus pembacokan,” kata Go.

Sementara terkait kondisi korban, Sukadi dan Matsia, hingga kini keduanya masih menjalani penanganan medis di RS Dekai Yahukimo akibat luka yang cukup parah.

Sukadi mengalami luka robek di bagian mulut yang cukup lebar. Diduga akibat tebasan parang. Sedangkan sang istri yang sempat melarikan diri terkena sabetan benda tajam di bagian belakang leher sehingga mengakibatkan luka menganga.

Sekedar diketahui kejadian ini untuk Yahukimo bukan kali pertama dan biasanya pelaku sengaja melakukan penganiayaan sadis seperti ini untuk menyebar terror. (ade/wen)

Baca Juga :  Ada Dua Tantangan Serius Untuk Jalur Trans Jayapura-Wamena

Berita Terbaru

Artikel Lainnya