“Jangan main tabrak apalagi dalam kampanye di poin ke delapan yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Papua Tengah. Saya menggarisbawahi bahwa keterwakilan wilayah dan suku perlu dipertimbangkan. Kehadiran provinsi milik 8 kabupaten yang ada di Papua Tengah dan tidak mengabaikan suku lain termasuk yang dari nusantara,” sarannya.
“Dalam pengangkatan atau perekrutan sebisa mungkin tetap menggunakan asas profesionalisme, proporsional, kompetensi dan juga jangkauan. Jangan terlihat nepotisme atau katakanlah menggunakan irisan politik. Dalam lingkungan ASN itu jangan dicampuradukkan. Semakin banyak yang profesional tentu pekerjaan gubernur juga akan lebih mudah dan terbantu,” tutupnya. (ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
“Jangan main tabrak apalagi dalam kampanye di poin ke delapan yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Papua Tengah. Saya menggarisbawahi bahwa keterwakilan wilayah dan suku perlu dipertimbangkan. Kehadiran provinsi milik 8 kabupaten yang ada di Papua Tengah dan tidak mengabaikan suku lain termasuk yang dari nusantara,” sarannya.
“Dalam pengangkatan atau perekrutan sebisa mungkin tetap menggunakan asas profesionalisme, proporsional, kompetensi dan juga jangkauan. Jangan terlihat nepotisme atau katakanlah menggunakan irisan politik. Dalam lingkungan ASN itu jangan dicampuradukkan. Semakin banyak yang profesional tentu pekerjaan gubernur juga akan lebih mudah dan terbantu,” tutupnya. (ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q