Pemda kata Nahor juga membuka ruang kemitraan yang konstruktir, sinergi yang baik antara eksekutif dan legislatif akan menjadi kunci percepatan pembangunan serta penguatan nilai-nilai adat dan budaya lokal. “Mari jadikan momentum ini sebagai awal komitmen untuk bekerja lebih sungguh-sungguh dan transparan serta berpihak kepada masyarakat,” ajaknya.
Anggota DPRD Yalimo jalur Otsus juga bertugas memperjuangkan hak-hak dasar, melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Perdasus atau Perdasi serta mengawal penggunaan APBD agar tepat sasaran. “DPR juga berfungsi sebagai corong MRP di parlemen. Tidak lupa melakukan pendampingan terhadap hak-hak masyartakat adat dan OAP.
“Anggota DPRD juga wajib mensosialisasikan Perdasus dan Perdasi serta menjaga kerukunan nasional,” tutup Nahor. (diskominfo)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Pemda kata Nahor juga membuka ruang kemitraan yang konstruktir, sinergi yang baik antara eksekutif dan legislatif akan menjadi kunci percepatan pembangunan serta penguatan nilai-nilai adat dan budaya lokal. “Mari jadikan momentum ini sebagai awal komitmen untuk bekerja lebih sungguh-sungguh dan transparan serta berpihak kepada masyarakat,” ajaknya.
Anggota DPRD Yalimo jalur Otsus juga bertugas memperjuangkan hak-hak dasar, melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Perdasus atau Perdasi serta mengawal penggunaan APBD agar tepat sasaran. “DPR juga berfungsi sebagai corong MRP di parlemen. Tidak lupa melakukan pendampingan terhadap hak-hak masyartakat adat dan OAP.
“Anggota DPRD juga wajib mensosialisasikan Perdasus dan Perdasi serta menjaga kerukunan nasional,” tutup Nahor. (diskominfo)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q