Thursday, February 26, 2026
25.5 C
Jayapura

Rencana Bergabung ke Korowai, Anggota KKB Langsung Ditangkap

Tim Gakkum Unit Yahukimo bergerak cepat melakukan penyelidikan serta pemantauan lapangan sebelum akhirnya membawa yang bersangkutan ke Polres Yahukimo untuk menjalani pemeriksaan intensif. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan yang diperoleh penyidik, Meno Heluka diduga terlibat dalam aksi penembakan terhadap Serka Segar Mulyana pada 16 Juni 2025.

Korban merupakan prajurit TNI AD yang bertugas sebagai Babinsa di wilayah Yahukimo dengan tanggung jawab melaksanakan pembinaan teritorial serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Insiden tersebut terjadi saat korban tengah menjalankan tugas negara dalam rangka mendukung stabilitas keamanan di daerah rawan gangguan bersenjata.

Selain dugaan keterlibatan dalam peristiwa tersebut, Meno Heluka juga disebut sebagai salah satu anggota inti kelompok Kopitua Heluka yang selama ini masuk dalam pemetaan aparat sebagai kelompok yang aktif melakukan aksi kekerasan bersenjata di wilayah Pegunungan Papua. Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Faizal Ramadhani, S.Sos., menegaskan penindakan terhadap anggota kelompok bersenjata akan terus dilakukan secara terukur dan profesional.

Baca Juga :  TPNPB Pecah Kongsi ?

“Setiap individu yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan terhadap aparat maupun masyarakat sipil akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Penegakan hukum ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat Papua,” tegasnya.

Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, mengatakan pengamanan tersebut merupakan hasil kerja personel serta koordinasi yang solid antar unsur di lapangan.

Tim Gakkum Unit Yahukimo bergerak cepat melakukan penyelidikan serta pemantauan lapangan sebelum akhirnya membawa yang bersangkutan ke Polres Yahukimo untuk menjalani pemeriksaan intensif. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan yang diperoleh penyidik, Meno Heluka diduga terlibat dalam aksi penembakan terhadap Serka Segar Mulyana pada 16 Juni 2025.

Korban merupakan prajurit TNI AD yang bertugas sebagai Babinsa di wilayah Yahukimo dengan tanggung jawab melaksanakan pembinaan teritorial serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Insiden tersebut terjadi saat korban tengah menjalankan tugas negara dalam rangka mendukung stabilitas keamanan di daerah rawan gangguan bersenjata.

Selain dugaan keterlibatan dalam peristiwa tersebut, Meno Heluka juga disebut sebagai salah satu anggota inti kelompok Kopitua Heluka yang selama ini masuk dalam pemetaan aparat sebagai kelompok yang aktif melakukan aksi kekerasan bersenjata di wilayah Pegunungan Papua. Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Faizal Ramadhani, S.Sos., menegaskan penindakan terhadap anggota kelompok bersenjata akan terus dilakukan secara terukur dan profesional.

Baca Juga :  Titik Egianus Terendus, Kapolda Gabung Tim Cartenz

“Setiap individu yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan terhadap aparat maupun masyarakat sipil akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Penegakan hukum ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat Papua,” tegasnya.

Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, mengatakan pengamanan tersebut merupakan hasil kerja personel serta koordinasi yang solid antar unsur di lapangan.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya