Thursday, April 3, 2025
30.7 C
Jayapura

Polisi Pertebal Keamanan di Pos Pol Ndeotadi 99

JAYAPURA – Kapolres Paniai AKBP Abdus Syukur menyebutkan dua helikopter dikerahkan untuk mengevakuasi tiga jenazah korban penembakan KKB dari Pos Pol 99, Kabupaten Paniai, Papua Tengah.

“Ada dua helikopter yang digunakan untuk mengevakuasi tiga jenazah korban penembakan KKB, dua diantaranya anggota Polri. Evakuasi ke Nabire berjalan tanpa gangguan,  langsung dibawa ke RSUD Nabire untuk dilakukan pemulasaran jenazah, ” kata Kapolres Paniai AKBP Abdus Syukur kepada Antara, Jumat (22/3) kemarin.

Menurut dia, kasus penembakan terjadi Rabu pagi (20/3) hingga menewaskan dua anggota Polri yaitu Bripda Arnaldobert dan Bripda Sandi Defrit Sayuri serta seorang warga sipil yakni Dani akibat luka aniaya. Selain menewaskan tiga orang, KKB juga menembaki helikopter hingga rusak.

Baca Juga :  Polda-Kodam Kompak Bantah Michelle Kurisi Intelijen

Dijadwalkan Sabtu (23/3) jenazah Bripda Sandi Defri dievakuasi ke Jayapura, sedangkan rekannya Bripda Arnaldobert dimakamkan di Nabire. Ketika ditanya tentang penambahan pasukan ke Pos Pol 99, Kapolres Paniai mengakui sudah dilakukan penambahan personel. “Memang personel sudah ditambah untuk memperkuat Pos Pol 99 Ndeotadi,” jelas Kapolres Paniai AKBP Abdus Syukur.

Untuk menjangkau Pos Pol 99 hanya dapat dijangkau menggunakan helikopter dari Nabire, Kabupaten Nabire atau Enarotali, Kabupaten Paniai, Papua Tengah. (antara)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

JAYAPURA – Kapolres Paniai AKBP Abdus Syukur menyebutkan dua helikopter dikerahkan untuk mengevakuasi tiga jenazah korban penembakan KKB dari Pos Pol 99, Kabupaten Paniai, Papua Tengah.

“Ada dua helikopter yang digunakan untuk mengevakuasi tiga jenazah korban penembakan KKB, dua diantaranya anggota Polri. Evakuasi ke Nabire berjalan tanpa gangguan,  langsung dibawa ke RSUD Nabire untuk dilakukan pemulasaran jenazah, ” kata Kapolres Paniai AKBP Abdus Syukur kepada Antara, Jumat (22/3) kemarin.

Menurut dia, kasus penembakan terjadi Rabu pagi (20/3) hingga menewaskan dua anggota Polri yaitu Bripda Arnaldobert dan Bripda Sandi Defrit Sayuri serta seorang warga sipil yakni Dani akibat luka aniaya. Selain menewaskan tiga orang, KKB juga menembaki helikopter hingga rusak.

Baca Juga :  Tuduhan Korupsi Dana Kampung di Puncak Jaya Dibantah

Dijadwalkan Sabtu (23/3) jenazah Bripda Sandi Defri dievakuasi ke Jayapura, sedangkan rekannya Bripda Arnaldobert dimakamkan di Nabire. Ketika ditanya tentang penambahan pasukan ke Pos Pol 99, Kapolres Paniai mengakui sudah dilakukan penambahan personel. “Memang personel sudah ditambah untuk memperkuat Pos Pol 99 Ndeotadi,” jelas Kapolres Paniai AKBP Abdus Syukur.

Untuk menjangkau Pos Pol 99 hanya dapat dijangkau menggunakan helikopter dari Nabire, Kabupaten Nabire atau Enarotali, Kabupaten Paniai, Papua Tengah. (antara)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya