​Bukti Medis Diklaim Luka Tembak Peluru Karet

“​Apabila dalam beberapa hari ke depan tidak ada langkah pertanggungjawaban konkret dari pihak kepolisian, BEM Uncen menegaskan akan melakukan konsolidasi dan mobilisasi massa dalam skala lebih besar menuju Mapolda Papua dan Mapolresta Jayapura Kota,” tegas Yuluku.

​Sebelumnya, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen membantah tuduhan bahwa aparat kepolisian melepaskan tembakan terhadap massa aksi. Polisi mengklaim penanganan aksi murni menggunakan alat pengendali massa non-lethal berupa pelontar gas air mata (laras licin) dan water cannon. (jim/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Baca Juga :  Ada 21 Komoditas yang Bisa Dihilirisasi, Namun Belum Dimaksimalkan

“​Apabila dalam beberapa hari ke depan tidak ada langkah pertanggungjawaban konkret dari pihak kepolisian, BEM Uncen menegaskan akan melakukan konsolidasi dan mobilisasi massa dalam skala lebih besar menuju Mapolda Papua dan Mapolresta Jayapura Kota,” tegas Yuluku.

​Sebelumnya, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen membantah tuduhan bahwa aparat kepolisian melepaskan tembakan terhadap massa aksi. Polisi mengklaim penanganan aksi murni menggunakan alat pengendali massa non-lethal berupa pelontar gas air mata (laras licin) dan water cannon. (jim/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Baca Juga :  Fokus Bahas Pelayanan Kesehatan Bagi OAP

Berita Terbaru

Artikel Lainnya