Sunday, January 25, 2026
26.9 C
Jayapura

Bakal Provinsi Papua Utara Harus Jauh dari “Proyek Elit”

JAYAPURA– Belakangan ini mulai kembali santer terdengar aspirasi terkait pemekaran provinsi. Tak jauh-jauh, lokasinya berada di wilayah Saireri. Beberapa kabupaten digadang-gadang siap untuk berdiri sendiri sebagai provinsi definitif pecahan dari Provinsi Papua. Terkait ini sudah banyak yang memberi komentar dan kali ini PDI Perjuangan Papua ikut berbicara.

Partai yang menolak mentah-mentah Pilkada dilakukan di DPR ini menyatakan sikap tegas mendukung pembentukan Provinsi Papua Utara di wilayah adat Saireri sebagai hasil pemekaran dari Provinsi Papua (induk). Dukungan tersebut ditegaskan langsung oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Papua, Benhur Tomi Mano (BTM), Kamis (22/1).

Menurut BTM, pembentukan Papua Utara bukan sekadar pemekaran administratif, melainkan langkah strategis untuk memperpendek rentang kendali pemerintahan, mempercepat pelayanan publik, serta memastikan pembangunan benar-benar hadir di tengah masyarakat Saireri.

Baca Juga :  BTM  Gagas Program Kartu Papua Maju

“Ini bukan hanya soal membentuk provinsi baru. Ini tentang bagaimana pemerintahan bisa lebih dekat, lebih cepat, dan lebih fokus melayani rakyat Saireri, bukan hanya hadir di atas kertas,” tegas BTM.

Papua Utara sendiri jika berdiri nantinya mencakup Kabupaten Biak, Kabupaten Supiori, Kabupaten Waropen dan Kabupaten Yapen. Tomi Mano mengungkapkan, selama ini masyarakat Saireri kerap berada dalam posisi menunggu pelayanan kesehatan yang layak, sekolah yang terurus, konektivitas transportasi yang memadai, harga kebutuhan pokok yang terjangkau, hingga pembangunan yang menyentuh kampung-kampung dan pulau-pulau.

JAYAPURA– Belakangan ini mulai kembali santer terdengar aspirasi terkait pemekaran provinsi. Tak jauh-jauh, lokasinya berada di wilayah Saireri. Beberapa kabupaten digadang-gadang siap untuk berdiri sendiri sebagai provinsi definitif pecahan dari Provinsi Papua. Terkait ini sudah banyak yang memberi komentar dan kali ini PDI Perjuangan Papua ikut berbicara.

Partai yang menolak mentah-mentah Pilkada dilakukan di DPR ini menyatakan sikap tegas mendukung pembentukan Provinsi Papua Utara di wilayah adat Saireri sebagai hasil pemekaran dari Provinsi Papua (induk). Dukungan tersebut ditegaskan langsung oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Papua, Benhur Tomi Mano (BTM), Kamis (22/1).

Menurut BTM, pembentukan Papua Utara bukan sekadar pemekaran administratif, melainkan langkah strategis untuk memperpendek rentang kendali pemerintahan, mempercepat pelayanan publik, serta memastikan pembangunan benar-benar hadir di tengah masyarakat Saireri.

Baca Juga :  BTM Mengajak Rakyat Papua Solid Menghadapi PSU

“Ini bukan hanya soal membentuk provinsi baru. Ini tentang bagaimana pemerintahan bisa lebih dekat, lebih cepat, dan lebih fokus melayani rakyat Saireri, bukan hanya hadir di atas kertas,” tegas BTM.

Papua Utara sendiri jika berdiri nantinya mencakup Kabupaten Biak, Kabupaten Supiori, Kabupaten Waropen dan Kabupaten Yapen. Tomi Mano mengungkapkan, selama ini masyarakat Saireri kerap berada dalam posisi menunggu pelayanan kesehatan yang layak, sekolah yang terurus, konektivitas transportasi yang memadai, harga kebutuhan pokok yang terjangkau, hingga pembangunan yang menyentuh kampung-kampung dan pulau-pulau.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya