Tuesday, January 27, 2026
32.7 C
Jayapura

Bakal Provinsi Papua Utara Harus Jauh dari “Proyek Elit”

“Pemekaran harus menjawab kebutuhan nyata puskesmas dan rumah sakit yang berfungsi, sekolah berkualitas, transportasi yang lancar, harga barang terkendali, dan pemerintahan yang hadir sampai ke pulau-pulau,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar proses menuju pembentukan Papua Utara dijalankan secara tertib, bermartabat, dan menghormati masyarakat adat. Aspirasi rakyat Saireri tidak boleh dipermainkan, ditarik-ulur, atau dijadikan bahan transaksi politik.

BTM turut meminta pemerintah provinsi induk bersikap dewasa dalam menyikapi rencana pemekaran tersebut. “Ini bukan soal siapa kehilangan wilayah, tetapi soal hak rakyat untuk mendapatkan pelayanan yang lebih cepat dan pembangunan yang lebih adil,” katanya.

PDI Perjuangan Papua, kata BTM, siap berdiri di garis depan untuk mengawal aspirasi pembentukan Papua Utara agar benar-benar membawa perubahan nyata.

Baca Juga :  Cerminan Demokrasi,  Sistem Noken harus Diubah Menjadi One man One Vote

“Rakyat Saireri tidak butuh janji, rakyat butuh bukti. Jika pemekaran ini dilakukan dengan niat yang benar dan keberpihakan yang jelas, maka Papua Utara akan menjadi langkah besar bagi masa depan Saireri dan Papua yang lebih maju,” pungkasnya. (rel/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

“Pemekaran harus menjawab kebutuhan nyata puskesmas dan rumah sakit yang berfungsi, sekolah berkualitas, transportasi yang lancar, harga barang terkendali, dan pemerintahan yang hadir sampai ke pulau-pulau,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar proses menuju pembentukan Papua Utara dijalankan secara tertib, bermartabat, dan menghormati masyarakat adat. Aspirasi rakyat Saireri tidak boleh dipermainkan, ditarik-ulur, atau dijadikan bahan transaksi politik.

BTM turut meminta pemerintah provinsi induk bersikap dewasa dalam menyikapi rencana pemekaran tersebut. “Ini bukan soal siapa kehilangan wilayah, tetapi soal hak rakyat untuk mendapatkan pelayanan yang lebih cepat dan pembangunan yang lebih adil,” katanya.

PDI Perjuangan Papua, kata BTM, siap berdiri di garis depan untuk mengawal aspirasi pembentukan Papua Utara agar benar-benar membawa perubahan nyata.

Baca Juga :  BTM Siap Pinang Calon Wakilnya dari Umat Muslim

“Rakyat Saireri tidak butuh janji, rakyat butuh bukti. Jika pemekaran ini dilakukan dengan niat yang benar dan keberpihakan yang jelas, maka Papua Utara akan menjadi langkah besar bagi masa depan Saireri dan Papua yang lebih maju,” pungkasnya. (rel/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya