Setiap Hari 1.300 Paket MBG Didistribusikan ke Sejumlah SD di Abepura

JAYAPURA-Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai berjalan di sejumlah wilayah di Provinsi Papua, diantaranya Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura. Meski masih dalam tahap uji coba, implementasi program ini sudah mulai diterapkan dibeberapa sekolah di dua wilayah tersebut.

Komando Distrik Militer (Kodim) 1701/Jayapura Letkol Inf Hendry Widodo, mengungkapkan bahwa di Kota Jayapura, pengelolaan program MBG saat ini masih ditangani oleh satu pengelola, yakni restoran 58 Hauze. Restoran ini melayani sekolah-sekolah di wilayah Distrik Abepura, mulai dari tingkat SD hingga SMA, dengan total penyediaan makanan sebanyak 1.300 porsi per hari.

“Sekarang ini 58 Hauze hanya menyasar sekolah-sekolah dasar (SD) terdekat dengan total 1.300 siswa per hari. Namun tidak menutup kemungkinan ke depan jumlah ini akan bertambah, karena akan menyasar hingga SMA,” jelas Hendry Widodo di Jayapura, Kamis (20/4).

Baca Juga :  Kerumunan Warga yang Sekedar Menonton dan Live Streaming Sering Jadi Kendala

Kodim 1701/Jayapura saat ini juga tengah mendorong keterlibatan para pengusaha lokal untuk ikut serta menjadi pengelola program MBG. Dimana dalam wilayah kerja Kodim, dibutuhkan puluhan operator dapur guna mendukung kelancaran program tersebut.

“Rencana dalam waktu dekat ada dua pengelolah yang mulai melaksanakan, salah satunya di Ale Ale Padang Bulan, Distrik Heram,” bebernya.

Hendry menjelaskan, pelaksanaan program MBG telah diatur secara sistematis. Para pengusaha yang ingin menjadi pengelola dapat mendaftarkan perusahaannya melalui yayasan yang telah ditunjuk oleh Badan Gizi Nasional (BGN) selaku pelaksana program dari pemerintah pusat.

“Kenapa harus melalui yayasan. Karena ini uang negara. Dengan mendaftar melalui yayasan, maka pengelolanya tidak terkena pajak,” terangnya.

Baca Juga :  Kayu Batu dan Kayo Pulau Jadi Pilot Project Sekolah Kampung

JAYAPURA-Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai berjalan di sejumlah wilayah di Provinsi Papua, diantaranya Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura. Meski masih dalam tahap uji coba, implementasi program ini sudah mulai diterapkan dibeberapa sekolah di dua wilayah tersebut.

Komando Distrik Militer (Kodim) 1701/Jayapura Letkol Inf Hendry Widodo, mengungkapkan bahwa di Kota Jayapura, pengelolaan program MBG saat ini masih ditangani oleh satu pengelola, yakni restoran 58 Hauze. Restoran ini melayani sekolah-sekolah di wilayah Distrik Abepura, mulai dari tingkat SD hingga SMA, dengan total penyediaan makanan sebanyak 1.300 porsi per hari.

“Sekarang ini 58 Hauze hanya menyasar sekolah-sekolah dasar (SD) terdekat dengan total 1.300 siswa per hari. Namun tidak menutup kemungkinan ke depan jumlah ini akan bertambah, karena akan menyasar hingga SMA,” jelas Hendry Widodo di Jayapura, Kamis (20/4).

Baca Juga :  Kayu Batu dan Kayo Pulau Jadi Pilot Project Sekolah Kampung

Kodim 1701/Jayapura saat ini juga tengah mendorong keterlibatan para pengusaha lokal untuk ikut serta menjadi pengelola program MBG. Dimana dalam wilayah kerja Kodim, dibutuhkan puluhan operator dapur guna mendukung kelancaran program tersebut.

“Rencana dalam waktu dekat ada dua pengelolah yang mulai melaksanakan, salah satunya di Ale Ale Padang Bulan, Distrik Heram,” bebernya.

Hendry menjelaskan, pelaksanaan program MBG telah diatur secara sistematis. Para pengusaha yang ingin menjadi pengelola dapat mendaftarkan perusahaannya melalui yayasan yang telah ditunjuk oleh Badan Gizi Nasional (BGN) selaku pelaksana program dari pemerintah pusat.

“Kenapa harus melalui yayasan. Karena ini uang negara. Dengan mendaftar melalui yayasan, maka pengelolanya tidak terkena pajak,” terangnya.

Baca Juga :  Nama Penyidik Kejati Papua Dicatut untuk Ancam OPD

Berita Terbaru

Artikel Lainnya