Friday, April 4, 2025
28.7 C
Jayapura

Sempat Cekcok, Suami Tewas Gantung Diri di Pohon Alpukat

JAYAPURA – Warga disekitar Polimak Asri Distrik Jayapura Selatan, Selasa (19/3) siang kemarin dikagetkan dengan ditemukannya sesosok pria berinisial EWN (34) dengan posisi tergantung di pohon alpukat dan tak bernyawa.

Kejadian ini langsung membuat warga berbondong – bondong ke lokasi kejadian hingga saat itu juga terjadi kemacetan. Dari keterangan warga bernama Dirga kejadian ini diketahui sekitar pukul 13.30 WIT namun korban baru diturunkan sekira pukul 14.36 WIT.

“Tadi cukup ramai dan sempat macet, tapi setelah polisi datang, jenazah langsung diturunkan dan dibawa ke RS Bhayangkara,”  beber Dirga. Kapolsek Jayapura Selatan, AKP Frets Lamahan menyampaikan kasus ini tengah ditangani penyidik.

Baca Juga :  Banyak Keluhan Warga, Program Kerja Tahun 2025 akan Dievaluasi

“Sudah ditangani dan saat ini penyidik sedang mengambil keterangan saksi – saksi sedangkan jenazah sudah di RS Bhayangkara,” singkat Frets Lamahan.

Informasi yang diperoleh koran ini diduga sebelum gantung diri korban sempat terlibat cekcok dengan sang istri.

Namun kejadian tersebut terjadi sekira pukul 11.00 WIT dan setelah itu sang istri memilih memasak dan tiba-tiba mengetahui suaminya sudah dalam posisi tergantung.

Sementara itu N (42) istri korban menyampaikan bahwa pada  pukul 13.15 WIT, istrinya ingin mengajak korban untuk mengambil tulang, tidak lama setelah itu ia melihat dari jendela kalau suaminya itu gantung diri dan ia pun teriak teriak histeris.

“Saya mengintip di jendela ini kemudian saya berterik,” kata N kepada ceposonline.com  di TKP, Selasa (19/3/2024).

Baca Juga :  Rumah Terendam, Ratusan Warga Mengungsi ke GOR Hiad Sai

JAYAPURA – Warga disekitar Polimak Asri Distrik Jayapura Selatan, Selasa (19/3) siang kemarin dikagetkan dengan ditemukannya sesosok pria berinisial EWN (34) dengan posisi tergantung di pohon alpukat dan tak bernyawa.

Kejadian ini langsung membuat warga berbondong – bondong ke lokasi kejadian hingga saat itu juga terjadi kemacetan. Dari keterangan warga bernama Dirga kejadian ini diketahui sekitar pukul 13.30 WIT namun korban baru diturunkan sekira pukul 14.36 WIT.

“Tadi cukup ramai dan sempat macet, tapi setelah polisi datang, jenazah langsung diturunkan dan dibawa ke RS Bhayangkara,”  beber Dirga. Kapolsek Jayapura Selatan, AKP Frets Lamahan menyampaikan kasus ini tengah ditangani penyidik.

Baca Juga :  Anggota Puron Wenda Kembali ke Pangkuan NKRI

“Sudah ditangani dan saat ini penyidik sedang mengambil keterangan saksi – saksi sedangkan jenazah sudah di RS Bhayangkara,” singkat Frets Lamahan.

Informasi yang diperoleh koran ini diduga sebelum gantung diri korban sempat terlibat cekcok dengan sang istri.

Namun kejadian tersebut terjadi sekira pukul 11.00 WIT dan setelah itu sang istri memilih memasak dan tiba-tiba mengetahui suaminya sudah dalam posisi tergantung.

Sementara itu N (42) istri korban menyampaikan bahwa pada  pukul 13.15 WIT, istrinya ingin mengajak korban untuk mengambil tulang, tidak lama setelah itu ia melihat dari jendela kalau suaminya itu gantung diri dan ia pun teriak teriak histeris.

“Saya mengintip di jendela ini kemudian saya berterik,” kata N kepada ceposonline.com  di TKP, Selasa (19/3/2024).

Baca Juga :  Danrem 172/PWY: KST Jangan Bunuh Masyarakat, Ingin Bertempur Cari Lawan Sepadan

Berita Terbaru

Artikel Lainnya