Saturday, April 5, 2025
24.7 C
Jayapura

Tak Setuju Jika Judi Tak Merugikan Banyak Orang

JAYAPURA-apolresta Jayapura Kota, Kombes Pol. Dr. Victor Dean Mackbon, SH., SIK., MH., M.Si., menyatakan bahwa Polisi masih  berkomitmen untuk memberantas penyakit masyarakat yang hingga kini seperti sulit untuk diberantas.

Keterlibatan oknum Polisi jika memang terbukti juga siap ditindak tegas. Persoalan judi ini mulai banyak diperbincangkan bahkan Presiden dan Kapolri beberapa hari lalu secara tegas  menyinggung soal judi termasuk judi online yang masih eksis hingga kini.

Kasus judi mencuat setelah kasus Irjen Pol. Fredy Sambo yang disebut-sebut diduga mengendalikan aktivitas judi online. โ€œKami akan terus melakukan penanganan terkait penyakit masyarakat mulai dari perjudian, pencurian dan asusila, terlebih jika itu melibatkan oknum anggota (Polisi),โ€ tegas Victor Mackbon menjawab pertanyaan Cenderawasih Pos, Rabu (17/8) lalu.

Baca Juga :  Digrebek, 11 Unit Truk dan 1 Excavator Diamankan

Polisi kata Mackbon tetap berkomitmen membersihkan penyakit masyarakat  yang mungkin menonjol dan salah satunya terkait perjudian.

Hanya saja meski hingga kini belum ada yang diumumkan pelaku yang ditangkap namun Kapolresta menyatakan tidak akan pandang bulu. Ia juga tak setuju  jika ada yang menganggap bahwa judi tak merugikan siapa-siapa terkecuali pemainnya.

โ€œTidak bisa mengatakan ini tidak merugikan siapa-siapa, sebab itu ada aturannya. Saya tidak tahu kalimat itu siapa menyampaikan tapi yang jelas kami tak setuju. Aturannya ada kok jadi tindak ya tindak tidak peduli siapa pelakunya termasuk jika ada oknum anggota di dalamnya,โ€  tegasnya.

Disinggung soal lokasi judi, menurut Victor Mackbon, pihaknya melihat tidak semua tempat ada aktivitas judi, khususnya di wilayah kota yang masih minim. โ€œNamun untuk Heram, Jayapura Utara, sektor Abepura inilah yang bisa dibilang paling banyak. Kami juga belum  bisa memetakan berapa pemain besar karena lebih banyak pemain kecil dan memang banyak tempat yang dijadikan tempat perudian,โ€ tutupnya. (ade/nat)

Baca Juga :  Pangdam: Pilot Anton Berupaya Pasok Senjata untuk KKB

JAYAPURA-apolresta Jayapura Kota, Kombes Pol. Dr. Victor Dean Mackbon, SH., SIK., MH., M.Si., menyatakan bahwa Polisi masih  berkomitmen untuk memberantas penyakit masyarakat yang hingga kini seperti sulit untuk diberantas.

Keterlibatan oknum Polisi jika memang terbukti juga siap ditindak tegas. Persoalan judi ini mulai banyak diperbincangkan bahkan Presiden dan Kapolri beberapa hari lalu secara tegas  menyinggung soal judi termasuk judi online yang masih eksis hingga kini.

Kasus judi mencuat setelah kasus Irjen Pol. Fredy Sambo yang disebut-sebut diduga mengendalikan aktivitas judi online. โ€œKami akan terus melakukan penanganan terkait penyakit masyarakat mulai dari perjudian, pencurian dan asusila, terlebih jika itu melibatkan oknum anggota (Polisi),โ€ tegas Victor Mackbon menjawab pertanyaan Cenderawasih Pos, Rabu (17/8) lalu.

Baca Juga :  Punya Hak Pilih Diimbau Datang ke TPS

Polisi kata Mackbon tetap berkomitmen membersihkan penyakit masyarakat  yang mungkin menonjol dan salah satunya terkait perjudian.

Hanya saja meski hingga kini belum ada yang diumumkan pelaku yang ditangkap namun Kapolresta menyatakan tidak akan pandang bulu. Ia juga tak setuju  jika ada yang menganggap bahwa judi tak merugikan siapa-siapa terkecuali pemainnya.

โ€œTidak bisa mengatakan ini tidak merugikan siapa-siapa, sebab itu ada aturannya. Saya tidak tahu kalimat itu siapa menyampaikan tapi yang jelas kami tak setuju. Aturannya ada kok jadi tindak ya tindak tidak peduli siapa pelakunya termasuk jika ada oknum anggota di dalamnya,โ€  tegasnya.

Disinggung soal lokasi judi, menurut Victor Mackbon, pihaknya melihat tidak semua tempat ada aktivitas judi, khususnya di wilayah kota yang masih minim. โ€œNamun untuk Heram, Jayapura Utara, sektor Abepura inilah yang bisa dibilang paling banyak. Kami juga belum  bisa memetakan berapa pemain besar karena lebih banyak pemain kecil dan memang banyak tempat yang dijadikan tempat perudian,โ€ tutupnya. (ade/nat)

Baca Juga :  Program OPD Harusnya Berasa Otsus

Berita Terbaru

Artikel Lainnya