Tuesday, February 24, 2026
25.2 C
Jayapura

Sejumlah Senjata Api Milik OPM Dimusnahkan

JAYAPURA-Komando Operasi Swasembada memusnahkan sejumlah barang bukti hasil pelaksanaan operasi yang telah berjalan di wilayah perbatasan RI–PNG selama ini, Selasa (17/2). Sejumlah ini sebelumnya dikuasai oleh kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Proses pemusnahan dilakukan dengan memotong bagian-bagian senjata sehingga tak bisa lagi digunakan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Koops Swasembada dalam menghalau pergerakan kelompok OPM serta menjaga stabilitas keamanan di Papua.

Barang bukti yang dimusnahkan berupa beberapa pucuk senjata api, baik pabrikan maupun rakitan, serta ratusan munisi yang diamankan dari berbagai kegiatan penindakan dan hasil pendekatan di lapangan.

Seluruh barang bukti tersebut merupakan hasil kerja Satgas jajaran Koops Swasembada dalam menjaga keamanan di sepanjang wilayah perbatasan. Pangkoops Swasembada, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, menegaskan bahwa pemusnahan barang bukti ini bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat.

Baca Juga :  Tim Gabungan Selamatkan Seorang Guru dan Dua Anak-anak

JAYAPURA-Komando Operasi Swasembada memusnahkan sejumlah barang bukti hasil pelaksanaan operasi yang telah berjalan di wilayah perbatasan RI–PNG selama ini, Selasa (17/2). Sejumlah ini sebelumnya dikuasai oleh kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Proses pemusnahan dilakukan dengan memotong bagian-bagian senjata sehingga tak bisa lagi digunakan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Koops Swasembada dalam menghalau pergerakan kelompok OPM serta menjaga stabilitas keamanan di Papua.

Barang bukti yang dimusnahkan berupa beberapa pucuk senjata api, baik pabrikan maupun rakitan, serta ratusan munisi yang diamankan dari berbagai kegiatan penindakan dan hasil pendekatan di lapangan.

Seluruh barang bukti tersebut merupakan hasil kerja Satgas jajaran Koops Swasembada dalam menjaga keamanan di sepanjang wilayah perbatasan. Pangkoops Swasembada, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, menegaskan bahwa pemusnahan barang bukti ini bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat.

Baca Juga :  Tim Gabungan Selamatkan Seorang Guru dan Dua Anak-anak

Berita Terbaru

Artikel Lainnya