Monday, March 30, 2026
30.7 C
Jayapura

Kembali, TNI Bantah Soal Serangan

Pengiriman logistik tersebut, kata dia, juga dilakukan karena menjelang perayaan Natal, sehingga diperlukan percepatan distribusi bahan logistik ke pos-pos terpencil.

Selain untuk kebutuhan pasukan, logistik itu diharapkan dapat membantu masyarakat di sekitar pos. “Terkait isu adanya penyergapan posko KKB, sampai saat ini juga belum ada konfirmasi dari pihak Satgas,” ujarnya.

Ia juga menepis kabar adanya warga sipil yang meninggal dunia akibat kegiatan tersebut. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tidak ditemukan adanya korban dari masyarakat.

“Informasi adanya masyarakat yang meninggal tidak terkonfirmasi. Warga disana mengungsi karena merasa takut, mengira heli melakukan patroli penindakan, padahal itu tidak benar,” jelasnya.

Hingga saat ini, para pengungsi masih berada di SD Inpres Kenyam. Dandim Nduga terus memantau perkembangan situasi serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk penanganan dan bantuan bagi warga yang mengungsi.

Baca Juga :  Rumkit  Jenderal TNI LB Moerdani Juga Layani Pasien Umum 

“Kami minta Dandim terus memonitor dan mendata masyarakat yang mengungsi. Perkembangannya baru berjalan sekitar dua hari,” pungkas Tri Purwanto. (rel/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Pengiriman logistik tersebut, kata dia, juga dilakukan karena menjelang perayaan Natal, sehingga diperlukan percepatan distribusi bahan logistik ke pos-pos terpencil.

Selain untuk kebutuhan pasukan, logistik itu diharapkan dapat membantu masyarakat di sekitar pos. “Terkait isu adanya penyergapan posko KKB, sampai saat ini juga belum ada konfirmasi dari pihak Satgas,” ujarnya.

Ia juga menepis kabar adanya warga sipil yang meninggal dunia akibat kegiatan tersebut. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tidak ditemukan adanya korban dari masyarakat.

“Informasi adanya masyarakat yang meninggal tidak terkonfirmasi. Warga disana mengungsi karena merasa takut, mengira heli melakukan patroli penindakan, padahal itu tidak benar,” jelasnya.

Hingga saat ini, para pengungsi masih berada di SD Inpres Kenyam. Dandim Nduga terus memantau perkembangan situasi serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk penanganan dan bantuan bagi warga yang mengungsi.

Baca Juga :  12 Tahun Berdiri, Kabupaten Mamberamo Tengah Aman

“Kami minta Dandim terus memonitor dan mendata masyarakat yang mengungsi. Perkembangannya baru berjalan sekitar dua hari,” pungkas Tri Purwanto. (rel/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya