Friday, February 20, 2026
26.9 C
Jayapura

Partai Gelora Gaet Tibo dan Okto Maniani

JAKARTA, Jawa Pos – Gerilya menggaet sejumlah figur publik terus dilakukan Partai Gelora. Setelah pekan lalu merekrut Oktavianus Maniani (Okto), pada Senin (16/8) partai yang digawangi Anis Matta dan Fahri Hamzah itu berhasil menggaet Titus Bonai (Tibo). Sama seperti Okto, Tibo juga berstatus eks pemain tim nasional (timnas) sepak bola Indonesia. Keduanya cukup populer di kalangan pencinta sepak bola tanah air. 

Fahri selaku wakil ketua umum Partai Gelora mengatakan, bergabungnya Okto dan Tibo sebagai anggota merupakan hadiah bagi Partai Gelora di peringatan HUT Ke-76 Kemerdekaan RI. ”Ini hadiah bertubi-tubi yang luar biasa,” ujarnya.

Bergabungnya Okto dan Tibo, tambah Fahri, menunjukkan bahwa respons positif tidak hanya datang dari Indonesia bagian barat, tapi juga tokoh-tokoh dan masyarakat Papua. Hal itu semakin meneguhkan wajah Partai Gelora yang mencerminkan warna keindonesiaan. 

Baca Juga :  Antara Menciptakan Keamanan atau Memuluskan Langkah Jadi Gubernur

Ketua Bidang Rekrutmen Anggota DPN Partai Gelora Endy Kurniawan mengapresiasi kinerja DPW Papua. Dia meyakini, konsep Partai Gelora yang terbuka dan kolaboratif menjadi daya tarik. ”Khususnya bagi masyarakat Indonesia yang sangat majemuk seperti di Papua,” katanya.

Pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin menyatakan, apa yang dilakukan Partai Gelora dapat dipahami. Praktik serupa dilakukan partai-partai lain. Terlebih, sebagai partai debutan, menggaet nama-nama populer menjadi keharusan. ”Artinya, harus lebih agresif merekrut orang-orang yang memiliki penyandang nama besar,” tuturnya.

Meski demikian, Ujang mengingatkan, upaya itu tidak lantas menjamin akan memuluskan langkah ke parlemen. Belajar dari pengalaman Partai Perindo, sumber daya saja tidak mencukupi. Penentunya ada pada pemilih. ”Yang pasti, semua partai punya kesempatan yang sama,” ujarnya. (far/c9/bay/JPG)

Baca Juga :  HUT 58, Golkar Keerom Ingin Terus Dicintai Rakyat

JAKARTA, Jawa Pos – Gerilya menggaet sejumlah figur publik terus dilakukan Partai Gelora. Setelah pekan lalu merekrut Oktavianus Maniani (Okto), pada Senin (16/8) partai yang digawangi Anis Matta dan Fahri Hamzah itu berhasil menggaet Titus Bonai (Tibo). Sama seperti Okto, Tibo juga berstatus eks pemain tim nasional (timnas) sepak bola Indonesia. Keduanya cukup populer di kalangan pencinta sepak bola tanah air. 

Fahri selaku wakil ketua umum Partai Gelora mengatakan, bergabungnya Okto dan Tibo sebagai anggota merupakan hadiah bagi Partai Gelora di peringatan HUT Ke-76 Kemerdekaan RI. ”Ini hadiah bertubi-tubi yang luar biasa,” ujarnya.

Bergabungnya Okto dan Tibo, tambah Fahri, menunjukkan bahwa respons positif tidak hanya datang dari Indonesia bagian barat, tapi juga tokoh-tokoh dan masyarakat Papua. Hal itu semakin meneguhkan wajah Partai Gelora yang mencerminkan warna keindonesiaan. 

Baca Juga :  Penerimaan CPNS Formasi 2019 Diperkirakan Molor

Ketua Bidang Rekrutmen Anggota DPN Partai Gelora Endy Kurniawan mengapresiasi kinerja DPW Papua. Dia meyakini, konsep Partai Gelora yang terbuka dan kolaboratif menjadi daya tarik. ”Khususnya bagi masyarakat Indonesia yang sangat majemuk seperti di Papua,” katanya.

Pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin menyatakan, apa yang dilakukan Partai Gelora dapat dipahami. Praktik serupa dilakukan partai-partai lain. Terlebih, sebagai partai debutan, menggaet nama-nama populer menjadi keharusan. ”Artinya, harus lebih agresif merekrut orang-orang yang memiliki penyandang nama besar,” tuturnya.

Meski demikian, Ujang mengingatkan, upaya itu tidak lantas menjamin akan memuluskan langkah ke parlemen. Belajar dari pengalaman Partai Perindo, sumber daya saja tidak mencukupi. Penentunya ada pada pemilih. ”Yang pasti, semua partai punya kesempatan yang sama,” ujarnya. (far/c9/bay/JPG)

Baca Juga :  Empat Jenazah Heli PK-IWS Diterbangkan ke Kampung Halaman

Berita Terbaru

Artikel Lainnya