Dalam proses menuju lokasi, aparat sempat mendapatkan gangguan berupa tembakan dari kelompok kriminal bersenjata yang berada di area perbukitan di sekitar lokasi kejadian. Meski demikian, tim di lapangan tetap memprioritaskan penyelamatan korban agar segera mendapatkan pertolongan medis. “Dalam situasi tersebut, prioritas utama tim adalah melakukan penyelamatan terhadap korban yang pada saat itu masih dalam kondisi hidup agar segera mendapatkan pertolongan medis di rumah sakit,” jelas Kasatgas Humas.
Korban kemudian dievakuasi menuju RS SOS Mile 68 (RS AEA) untuk mendapatkan penanganan medis. Namun setelah menjalani pemeriksaan oleh tim medis, korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 10.31 WIT. Setelah proses pemulasaraan jenazah selesai dilakukan, aparat keamanan mengawal proses pemulangan jenazah korban.
Jenazah diterbangkan menuju Jakarta dari Timika pada Kamis (12/3/26), sebelum selanjutnya dibawa ke rumah duka keluarga di Bandung, Jawa Barat, untuk diserahkan kepada pihak keluarga dan dimakamkan. Sebagai tindak lanjut dari peristiwa tersebut, tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Mimika melaksanakan olah TKP di lokasi penembakan yang berada di Area Jayapura Chuser, Distrik Tembagapura.
Kegiatan diawali dengan konsolidasi tim di Mile 68 Tembagapura, dilanjutkan dengan pemeriksaan kondisi saksi di rumah sakit serta koordinasi dengan unsur pengamanan di Posko 900 sebelum menuju lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, tim gabungan melakukan rekonstruksi awal kejadian melalui tujuh adegan olah TKP, termasuk memeriksa posisi kendaraan saat kejadian, posisi korban saat terjatuh, arah datangnya tembakan, hingga posisi saksi pada saat peristiwa berlangsung.
Dalam proses menuju lokasi, aparat sempat mendapatkan gangguan berupa tembakan dari kelompok kriminal bersenjata yang berada di area perbukitan di sekitar lokasi kejadian. Meski demikian, tim di lapangan tetap memprioritaskan penyelamatan korban agar segera mendapatkan pertolongan medis. “Dalam situasi tersebut, prioritas utama tim adalah melakukan penyelamatan terhadap korban yang pada saat itu masih dalam kondisi hidup agar segera mendapatkan pertolongan medis di rumah sakit,” jelas Kasatgas Humas.
Korban kemudian dievakuasi menuju RS SOS Mile 68 (RS AEA) untuk mendapatkan penanganan medis. Namun setelah menjalani pemeriksaan oleh tim medis, korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 10.31 WIT. Setelah proses pemulasaraan jenazah selesai dilakukan, aparat keamanan mengawal proses pemulangan jenazah korban.
Jenazah diterbangkan menuju Jakarta dari Timika pada Kamis (12/3/26), sebelum selanjutnya dibawa ke rumah duka keluarga di Bandung, Jawa Barat, untuk diserahkan kepada pihak keluarga dan dimakamkan. Sebagai tindak lanjut dari peristiwa tersebut, tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Mimika melaksanakan olah TKP di lokasi penembakan yang berada di Area Jayapura Chuser, Distrik Tembagapura.
Kegiatan diawali dengan konsolidasi tim di Mile 68 Tembagapura, dilanjutkan dengan pemeriksaan kondisi saksi di rumah sakit serta koordinasi dengan unsur pengamanan di Posko 900 sebelum menuju lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, tim gabungan melakukan rekonstruksi awal kejadian melalui tujuh adegan olah TKP, termasuk memeriksa posisi kendaraan saat kejadian, posisi korban saat terjatuh, arah datangnya tembakan, hingga posisi saksi pada saat peristiwa berlangsung.