alexametrics
32.7 C
Jayapura
Tuesday, June 21, 2022

Kontak Tembak, Tiga Anggota TNI Tertembak

JAYAPURA-Tiga anggota TNI dari Satgas Yonif 310/Kidang Kencana tertembak dalam kontak tembak dengan anggota KSB (Kelompok Separatis Bersenjata) di Kampung Yal, Distrik Mbua, Kabupaten Nuda, Selasa (6/7). 

Tiga anggota Satgas Yonif 310/KK yang tertembak yaitu Praka Sigit, Pratu Mazmur dan Prada Rudi. Ketiga anggota TNI yang mengalami luka tembak ini dilaporkan dalam kondisi sadar dan stabil. 

Dari informasi yang diperoleh Cenderawasih Pos, Praka Sigit terkena tembakan dari arah samping kiri tembus ke punggung bagian kanan. Sementara itu, Pratu Mazmur, dilaporkan terkena tembakan di bagian kepala terserempet helm yang tembus dari samping kiri ke kanan. Sedangka Prada Rudi terkena rekoset pada bibir bagian atas.

Komandan Kodim (Dandim) 1715/Yahukimo. Letkol Inf. Christian FR Ireeuw yang dikonfirmasi membenarkan adanya kontak tembak antara prajurit TNI dari Satgas Yonif 310/KK dengan KSB di di Kampung Yal, Distrik Mbua, Kabupaten Nuda, Selasa (6/7) kemarin. 

Baca Juga :  Pegawai BPKAD Mamberamo Raya Pertahankan Pimpinannya

Dalam kontak tembak tersebut, menurur Christian Ireeuw tiga personel TNI mengalami luka tembak. Tiga anggota yang luka tembak ini dalam kondisi sadar dan stabil, serta sudah dievakuasi ke Timika. 

“Tiga anggota tersebut sudah dievakuasi ke Timika untuk mendapatkan penanganan medis di RSUD Mimika,” ungkap Dandim Christian Ireeuw kepada Cenderawasih Pos melalui telepon selulernya, Rabu (7/7).

Tiga personel Satgas Pamtas Mobile Koopsgab Pinang Sirih Yonif 310/KK ini dievakuasi menggunakan helikopter TNI AU Caracal EC-725/HT-7202 yang dipiloti Mayor Pnb Tatag Onne Setiawan. “Situasi Nduga sudah kondusif, namun anggota tetap melakukan patroli guna mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan,” jelasnya. 

Mengenai kronologisnya, Dandim Christian Ireeuw mengatakan bahwa awalnya Senin (5/7) anggota Satgas Yonif 310/KK yang berada di TK (titik kuat) Yal mengeluarkan Tim RPU (Rute Pengamanan Umum). Namun karena cuaca saat itu tidak mendukung, dilakukan penundaan. 

Baca Juga :  Komnas HAM: Nakes Tak Boleh Bekerja di Bawah Tekanan!

Namun pada Selasa (6/7), anggota KSB menurut Dandim Christian Ireeuw melakukan gangguan tembakan secara rentet dari arah Nirkuri kepada anggota dengan jarak 400-500 meter. Dalam kontak tembak tersebut, Pratu Mazmur terkena tembakan di bagian kepala yang mengakibatkan luka serempet di kepala. Selain Pratu Mazmur, dua anggota lainnya yaitu Praka Sigit dan Prada Rudi juga terkena tembakan. 

Dalam kontak tembak tersebut,  satu anggota KSB berambut panjang dilaporkan terkena tembakan dan dibopong oleh rekannya berlari ke arah belakang.“Saat ini personel kami masih siaga guna mengantisipasi pergerakan dari kelompok ini,” pungkasnya. (fia/nat)

JAYAPURA-Tiga anggota TNI dari Satgas Yonif 310/Kidang Kencana tertembak dalam kontak tembak dengan anggota KSB (Kelompok Separatis Bersenjata) di Kampung Yal, Distrik Mbua, Kabupaten Nuda, Selasa (6/7). 

Tiga anggota Satgas Yonif 310/KK yang tertembak yaitu Praka Sigit, Pratu Mazmur dan Prada Rudi. Ketiga anggota TNI yang mengalami luka tembak ini dilaporkan dalam kondisi sadar dan stabil. 

Dari informasi yang diperoleh Cenderawasih Pos, Praka Sigit terkena tembakan dari arah samping kiri tembus ke punggung bagian kanan. Sementara itu, Pratu Mazmur, dilaporkan terkena tembakan di bagian kepala terserempet helm yang tembus dari samping kiri ke kanan. Sedangka Prada Rudi terkena rekoset pada bibir bagian atas.

Komandan Kodim (Dandim) 1715/Yahukimo. Letkol Inf. Christian FR Ireeuw yang dikonfirmasi membenarkan adanya kontak tembak antara prajurit TNI dari Satgas Yonif 310/KK dengan KSB di di Kampung Yal, Distrik Mbua, Kabupaten Nuda, Selasa (6/7) kemarin. 

Baca Juga :  Memerdekakan Masyarakat dari Kemiskinan dan Keterbelakangan dengan Program Pemerintah

Dalam kontak tembak tersebut, menurur Christian Ireeuw tiga personel TNI mengalami luka tembak. Tiga anggota yang luka tembak ini dalam kondisi sadar dan stabil, serta sudah dievakuasi ke Timika. 

“Tiga anggota tersebut sudah dievakuasi ke Timika untuk mendapatkan penanganan medis di RSUD Mimika,” ungkap Dandim Christian Ireeuw kepada Cenderawasih Pos melalui telepon selulernya, Rabu (7/7).

Tiga personel Satgas Pamtas Mobile Koopsgab Pinang Sirih Yonif 310/KK ini dievakuasi menggunakan helikopter TNI AU Caracal EC-725/HT-7202 yang dipiloti Mayor Pnb Tatag Onne Setiawan. “Situasi Nduga sudah kondusif, namun anggota tetap melakukan patroli guna mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan,” jelasnya. 

Mengenai kronologisnya, Dandim Christian Ireeuw mengatakan bahwa awalnya Senin (5/7) anggota Satgas Yonif 310/KK yang berada di TK (titik kuat) Yal mengeluarkan Tim RPU (Rute Pengamanan Umum). Namun karena cuaca saat itu tidak mendukung, dilakukan penundaan. 

Baca Juga :  Bangga Pelajar SMK di Papua Beri Kontribusi Signifikan

Namun pada Selasa (6/7), anggota KSB menurut Dandim Christian Ireeuw melakukan gangguan tembakan secara rentet dari arah Nirkuri kepada anggota dengan jarak 400-500 meter. Dalam kontak tembak tersebut, Pratu Mazmur terkena tembakan di bagian kepala yang mengakibatkan luka serempet di kepala. Selain Pratu Mazmur, dua anggota lainnya yaitu Praka Sigit dan Prada Rudi juga terkena tembakan. 

Dalam kontak tembak tersebut,  satu anggota KSB berambut panjang dilaporkan terkena tembakan dan dibopong oleh rekannya berlari ke arah belakang.“Saat ini personel kami masih siaga guna mengantisipasi pergerakan dari kelompok ini,” pungkasnya. (fia/nat)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/