JAYAPURA–Warga Argapura, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, dikagetkan dengan dengan suara letusan senjata api di pertigaan Argapura, tepatnya di depan Alfamidi Argapura, Selasa (6/1).
Lanjutannya, sekelompok warga berlari di jalan raya sambil membawa busur dan anak panah. Suasananya mirip konflik warga di Kwamki, Timika namun skala kecil.
Peristiwa tersebut sempat terekam dalam video yang beredar luas di media sosial, memperlihatkan puluhan warga, terlibat keributan di jalan utama. Ini membuat para pengguna jalan memilih memutar balik kendaraan. Situasi disekitar Argapura menjadi tegang tadi malam apalagi dibarengi dengan suara tembakan.
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa suara ledakan yang terdengar berasal dari tembakan peringatan yang dilepaskan oleh aparat kepolisian untuk melerai bentrokan warga.
Menurut Fredrickus, peristiwa itu bermula pada Selasa (6/1) siang ketika dua pemuda asal Angkasa Pura, Distrik Jayapura Utara, hendak berangkat bekerja menggunakan sepeda motor.
Namun, saat melintas di depan Alfamidi Argapura, sepeda motor yang mereka gunakan mengalami kerusakan. “Salah satu pemuda kembali ke Angkasa untuk mengambil uang guna memperbaiki motor, sementara satu orang lainnya menunggu dan menjaga kendaraan di depan Alfamidi,” jelas Kapolresta melalui sambungan telepon.
JAYAPURA–Warga Argapura, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, dikagetkan dengan dengan suara letusan senjata api di pertigaan Argapura, tepatnya di depan Alfamidi Argapura, Selasa (6/1).
Lanjutannya, sekelompok warga berlari di jalan raya sambil membawa busur dan anak panah. Suasananya mirip konflik warga di Kwamki, Timika namun skala kecil.
Peristiwa tersebut sempat terekam dalam video yang beredar luas di media sosial, memperlihatkan puluhan warga, terlibat keributan di jalan utama. Ini membuat para pengguna jalan memilih memutar balik kendaraan. Situasi disekitar Argapura menjadi tegang tadi malam apalagi dibarengi dengan suara tembakan.
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa suara ledakan yang terdengar berasal dari tembakan peringatan yang dilepaskan oleh aparat kepolisian untuk melerai bentrokan warga.
Menurut Fredrickus, peristiwa itu bermula pada Selasa (6/1) siang ketika dua pemuda asal Angkasa Pura, Distrik Jayapura Utara, hendak berangkat bekerja menggunakan sepeda motor.
Namun, saat melintas di depan Alfamidi Argapura, sepeda motor yang mereka gunakan mengalami kerusakan. “Salah satu pemuda kembali ke Angkasa untuk mengambil uang guna memperbaiki motor, sementara satu orang lainnya menunggu dan menjaga kendaraan di depan Alfamidi,” jelas Kapolresta melalui sambungan telepon.