alexametrics
32.7 C
Jayapura
Friday, May 13, 2022

Seremoni Satu Tahun Kepemimpinan, Didimus Singgung Togel dan Miras

JAYAPURA- Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli meminta agar warga yang membawa masuk judi dan minuman keras ke Yahukimo untuk segera berpikir, apakah akan tetap membuka usaha di Yahukimo atau ditindak secara hukum.

Ini menjadi warning kesekian kali terhadap penyakit masyarakat yang hingga kini dikatakan belum bisa diberantas.

Didimus meminta para pebisnis dari luar Yahukimo bisa lebih menghargai masyarakat Yahukimo dengan memberikan hal positif di tengah masyarakat.

“Saya ingatkan untuk judi, minuman keras termasuk yang menyiapkan wanita malam untuk berhenti, jangan merusak pikiran masyarakat dengan hal hal yang tidak penting,” tegas Didimus dalam sambutannya pada satu tahun perayaan kepemimpinannya bersama Wabup Esau Miram di Dekai, Yahukimo, Jumat (6/5).

Baca Juga :  Ada Titik Terang Pelaku Penganiayaan

Di hadapan 1.000-an warganya, Didimus meminta aktivitas penyakit masyarakat dimusnahkan agar masyarakat bisa lebih fokus bekerja secara halal dan tidak merusak sendi sendi kehidupan sosial. Setiap hari hanya duduk mengecek angka lalu ada yang mabuk termasuk uang habis untuk perempuan malam. “Kalau masih mau berusaha di Yahukimo tolong indahkan ini,” wantinya.

Ia juga menyinggung soal pedagang yang berjualan secara umum untuk memberikan barang yang masih berkualitas. Jangan menjual barang yang kondisinya sudah tidak 100 persen baik kepada masyarakatnya. “Kalau sudah tidak bagus ya jangan dipaksa untuk dijual lalu diberikan harga yang sama seperti barang yang masih bagus. Itu merugikan masyarakat. Saya meminta Disperindagkop mengecek ini dan jangan membuat masyarakat membeli barang yang tidak bagus,” tegasnya.

Baca Juga :  Pangdam Warning Prajurit untuk Tidak Jual Senjata dan Amunisi 

“Sekali lagi kalau ini tidak diperhatikan maka saya akan berikan sanksi administrasi,” tutup Didimus. (ade/nat)

JAYAPURA- Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli meminta agar warga yang membawa masuk judi dan minuman keras ke Yahukimo untuk segera berpikir, apakah akan tetap membuka usaha di Yahukimo atau ditindak secara hukum.

Ini menjadi warning kesekian kali terhadap penyakit masyarakat yang hingga kini dikatakan belum bisa diberantas.

Didimus meminta para pebisnis dari luar Yahukimo bisa lebih menghargai masyarakat Yahukimo dengan memberikan hal positif di tengah masyarakat.

“Saya ingatkan untuk judi, minuman keras termasuk yang menyiapkan wanita malam untuk berhenti, jangan merusak pikiran masyarakat dengan hal hal yang tidak penting,” tegas Didimus dalam sambutannya pada satu tahun perayaan kepemimpinannya bersama Wabup Esau Miram di Dekai, Yahukimo, Jumat (6/5).

Baca Juga :  Lolos Fase Grup AFC Cup, Ini Perintah BTM untuk Manaajer Persipura

Di hadapan 1.000-an warganya, Didimus meminta aktivitas penyakit masyarakat dimusnahkan agar masyarakat bisa lebih fokus bekerja secara halal dan tidak merusak sendi sendi kehidupan sosial. Setiap hari hanya duduk mengecek angka lalu ada yang mabuk termasuk uang habis untuk perempuan malam. “Kalau masih mau berusaha di Yahukimo tolong indahkan ini,” wantinya.

Ia juga menyinggung soal pedagang yang berjualan secara umum untuk memberikan barang yang masih berkualitas. Jangan menjual barang yang kondisinya sudah tidak 100 persen baik kepada masyarakatnya. “Kalau sudah tidak bagus ya jangan dipaksa untuk dijual lalu diberikan harga yang sama seperti barang yang masih bagus. Itu merugikan masyarakat. Saya meminta Disperindagkop mengecek ini dan jangan membuat masyarakat membeli barang yang tidak bagus,” tegasnya.

Baca Juga :  Potensi Suburnya Jual Beli Senpi dan Amunisi Masih Terjadi

“Sekali lagi kalau ini tidak diperhatikan maka saya akan berikan sanksi administrasi,” tutup Didimus. (ade/nat)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/