Thursday, February 12, 2026
26.9 C
Jayapura

Polresta Antisipasi Aksi Pemalangan Jembatan Merah dan Ring Road

  Kombes Fredrickus memastikan  pihaknya menjamin keamanan dan kenyamanan warga Kota Jayapura di tengah beredarnya isu pemalangan ini. Sehingga Masyarakat diimbau untuk menjalankan aktivitas seperti biasa tanpa perlu merasa khawatir.

  “Masyarakat tidak perlu kaku, silakan beraktivitas seperti biasa. Kami pastikan keamanan masyarakat akan terjamin,” tegasnya.

   Adapun rencana aksi tersebut berdar luas di berbagai media sosial. Surat edaran tersebut ditandatangani oleh Ondoafi Tobati-Enggros, Pdt. Petrus Yahe Hamadi, dan Ketua Dewan Adat Tobati, Pdt. Yafet Dawir.

  Dalam surat tersebut, pihak adat berencana melakukan pemalangan sementara pada Sabtu, 7 Februari 2026, mulai pukul 07.00 WIT. Aksi ini merupakan bentuk protes atas belum terealisasinya pembayaran ganti rugi dari Pemerintah Provinsi Papua terkait pembangunan Jembatan Youtefa dan jalan Ringroad. Meski pihak adat menjamin aksi akan berjalan tertib, kepolisian tetap memprioritaskan agar akses publik tidak terputus. (rel/tri)

Baca Juga :  Pengamanan Terbantu Pemekaran Papua

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

  Kombes Fredrickus memastikan  pihaknya menjamin keamanan dan kenyamanan warga Kota Jayapura di tengah beredarnya isu pemalangan ini. Sehingga Masyarakat diimbau untuk menjalankan aktivitas seperti biasa tanpa perlu merasa khawatir.

  “Masyarakat tidak perlu kaku, silakan beraktivitas seperti biasa. Kami pastikan keamanan masyarakat akan terjamin,” tegasnya.

   Adapun rencana aksi tersebut berdar luas di berbagai media sosial. Surat edaran tersebut ditandatangani oleh Ondoafi Tobati-Enggros, Pdt. Petrus Yahe Hamadi, dan Ketua Dewan Adat Tobati, Pdt. Yafet Dawir.

  Dalam surat tersebut, pihak adat berencana melakukan pemalangan sementara pada Sabtu, 7 Februari 2026, mulai pukul 07.00 WIT. Aksi ini merupakan bentuk protes atas belum terealisasinya pembayaran ganti rugi dari Pemerintah Provinsi Papua terkait pembangunan Jembatan Youtefa dan jalan Ringroad. Meski pihak adat menjamin aksi akan berjalan tertib, kepolisian tetap memprioritaskan agar akses publik tidak terputus. (rel/tri)

Baca Juga :  E-Katalog Baru Digunakan untuk Pengadaan Alkes dan Obat 

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya