Prajurit TNI Tewas Karena Peluru Sendiri

Diduga Lalai Operasikan Senjata

JAYAPURA – Kejadian naas Ā  menimpa seorang prajurit Satgas TNI. Diduga ada kelalaian dalam mengawal senjata dan akhirnya ada satu butir peluru yang meletupĀ  hingga menewaskan seorang prajurit.

Danrem 172/PWY, Brigjen TNI J.O Sembiring tak menampik adanya insiden tersebut. Dimana menurut J.O Sembiring terkait adanya informasi kejadian meninggal dunianya personel TNI Satgas Yonif Mek 203/AK Pos Balingga Kabupaten Lanny Jaya hal tersebut benar adanya dan terjadi pada Kamis (4/8).

ā€œIya telah meninggal dunia satu personel Pos Balingga Satgas Yonif Mekanis 203/AK atas nama Prada Sandi Wiratama Saputra anggota Pos Balingga Satgas Yonif Mekanis 203/AK pada hari Kamis (4/8) sekira pukul. 17.20 WIT di Pos Balingga,ā€ kata Danrem seperti rilis yang disampaikan Kapenrem, Mayor Dhamawan Jumat (5/8).

Baca Juga :  Arus Barang Logistik ke Daerah Pemekaran Tak Boleh Dihalangi!

Danrem tak membantah kejadian ini terjadi akibat kelalaian prajurit dalam penggunaan senjata. Ā  Hanya untuk kronologis dan luka dari korban sendiri menurut Dharmawan semua masih dalam investigasi.

Informasi yang beredar korban mengalami luka tembak di bagian kepala namun untuk cerita awalnya masih didalami. ā€œNanti kami kabari lagi hasil penyelidikannya rampung,ā€ katanya.

Sementara jenazah Prada Sandhi Wiratama sendiri telah diberangkatkan dari RSUD Tiom menuju Wamena, Kabupaten JayawijayaĀ  untuk disemayamkan di Mayonif 756/WMS dan akan diberangkatkan dari Bandara Wamena menuju rumah keluarganya di Desa Cariu, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

ā€œSaat ini telah diambil langkah dengan mengamankan senjata yang mengakibatkan korban meninggal dunia dan dilakukan proses menyelidikan lebih lanjut,ā€ tutup Dharmawan. (ade/nat)

Baca Juga :  Di Jayapura Utara Seorang Mahasiswa Tewas Gantung Diri

Diduga Lalai Operasikan Senjata

JAYAPURA – Kejadian naas Ā  menimpa seorang prajurit Satgas TNI. Diduga ada kelalaian dalam mengawal senjata dan akhirnya ada satu butir peluru yang meletupĀ  hingga menewaskan seorang prajurit.

Danrem 172/PWY, Brigjen TNI J.O Sembiring tak menampik adanya insiden tersebut. Dimana menurut J.O Sembiring terkait adanya informasi kejadian meninggal dunianya personel TNI Satgas Yonif Mek 203/AK Pos Balingga Kabupaten Lanny Jaya hal tersebut benar adanya dan terjadi pada Kamis (4/8).

ā€œIya telah meninggal dunia satu personel Pos Balingga Satgas Yonif Mekanis 203/AK atas nama Prada Sandi Wiratama Saputra anggota Pos Balingga Satgas Yonif Mekanis 203/AK pada hari Kamis (4/8) sekira pukul. 17.20 WIT di Pos Balingga,ā€ kata Danrem seperti rilis yang disampaikan Kapenrem, Mayor Dhamawan Jumat (5/8).

Baca Juga :  Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Bertambah

Danrem tak membantah kejadian ini terjadi akibat kelalaian prajurit dalam penggunaan senjata. Ā  Hanya untuk kronologis dan luka dari korban sendiri menurut Dharmawan semua masih dalam investigasi.

Informasi yang beredar korban mengalami luka tembak di bagian kepala namun untuk cerita awalnya masih didalami. ā€œNanti kami kabari lagi hasil penyelidikannya rampung,ā€ katanya.

Sementara jenazah Prada Sandhi Wiratama sendiri telah diberangkatkan dari RSUD Tiom menuju Wamena, Kabupaten JayawijayaĀ  untuk disemayamkan di Mayonif 756/WMS dan akan diberangkatkan dari Bandara Wamena menuju rumah keluarganya di Desa Cariu, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

ā€œSaat ini telah diambil langkah dengan mengamankan senjata yang mengakibatkan korban meninggal dunia dan dilakukan proses menyelidikan lebih lanjut,ā€ tutup Dharmawan. (ade/nat)

Baca Juga :  Arus Barang Logistik ke Daerah Pemekaran Tak Boleh Dihalangi!

Berita Terbaru

Artikel Lainnya