alexametrics
23.7 C
Jayapura
Tuesday, May 17, 2022

Polisi Antisipasi Aksi Balasan

JAYAPURA-Pasca tewasnya seorang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) wilayah Ilaga Kabupaten Puncak bernama Aliteu Kogoya (34), Polisi melakukan langkah antisipasi dengan menambah kesiagaan.

Pasalnya menjadi kebiasaan bagi KKB jika ada anggotanya yang tewas tertembak maka dipastikan ada aksi – aksi balas dendam. Biasa yang menjadi sasaran adalah pos – pos keamanan baik TNI maupun Polri. Meski demikian yang patut disyukuri adalah pasca tewasnya Aliteu ini kondisi Ilaga, Kabupaten Puncak masih berangsur – angsur kondusif.

“Setelah aksi kontak tembak kemarin bisa kami laporkan bahwa Ilaga hari ini (kemarin) tetap kondusif dan aman,” kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa  Kamal melalui ponselnya, Selasa (5/4).

Baca Juga :  Resmi, Delapan Cabor jadi Anggota KONI Papua

Kendati demikian dikatakan bahwa pihaknya tidak akan lengah begitu saja mengingat dengan masuknya  Aliteu ke kota Ilaga tentu ada misi yang dibawa dan Polisi masih mencari tahu apa sebenarnya yang dipantau oleh pria yang pernah terlibat dalam pembakaran rumah warga di sekitar tower Telkomsel 20 Februari 2022 lalu ini.

Sebelumnya Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Papua, Kombes Pol Faisal Ramdhan menyampaikan bahwa keberadaan Aliteu Kogoya di Ilaga diyakini sedang memantau sesuatu.

Polisi mengantisipasi sebab kejadian kontak tembak hingga menewaskan Aliteu ini  jaraknya tak jauh dari pos keamanan TNI-Polri. Bisa jadi pria ini ditugaskan untuk memantau situasi untuk selanjutnya ditentukan waktu kapan dilakukan penyerangan. “Namun yang jelas anggota juga masih siaga dan Ilaga termasuk wilayah yang perlu ekstra waspada. Meski situasi kondusif namun tim Satgas Damai Cartenz tetap melakukan patroli serta penyekatan untuk memantau aktivitas yang mencurigakan,” tutup Kamal. (ade/nat)

Baca Juga :  Porprov Papua Digelar November

JAYAPURA-Pasca tewasnya seorang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) wilayah Ilaga Kabupaten Puncak bernama Aliteu Kogoya (34), Polisi melakukan langkah antisipasi dengan menambah kesiagaan.

Pasalnya menjadi kebiasaan bagi KKB jika ada anggotanya yang tewas tertembak maka dipastikan ada aksi – aksi balas dendam. Biasa yang menjadi sasaran adalah pos – pos keamanan baik TNI maupun Polri. Meski demikian yang patut disyukuri adalah pasca tewasnya Aliteu ini kondisi Ilaga, Kabupaten Puncak masih berangsur – angsur kondusif.

“Setelah aksi kontak tembak kemarin bisa kami laporkan bahwa Ilaga hari ini (kemarin) tetap kondusif dan aman,” kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa  Kamal melalui ponselnya, Selasa (5/4).

Baca Juga :  Diskursus Pemolisian Polda Papua Menuju Papua yang Damai dan Sejahtera

Kendati demikian dikatakan bahwa pihaknya tidak akan lengah begitu saja mengingat dengan masuknya  Aliteu ke kota Ilaga tentu ada misi yang dibawa dan Polisi masih mencari tahu apa sebenarnya yang dipantau oleh pria yang pernah terlibat dalam pembakaran rumah warga di sekitar tower Telkomsel 20 Februari 2022 lalu ini.

Sebelumnya Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Papua, Kombes Pol Faisal Ramdhan menyampaikan bahwa keberadaan Aliteu Kogoya di Ilaga diyakini sedang memantau sesuatu.

Polisi mengantisipasi sebab kejadian kontak tembak hingga menewaskan Aliteu ini  jaraknya tak jauh dari pos keamanan TNI-Polri. Bisa jadi pria ini ditugaskan untuk memantau situasi untuk selanjutnya ditentukan waktu kapan dilakukan penyerangan. “Namun yang jelas anggota juga masih siaga dan Ilaga termasuk wilayah yang perlu ekstra waspada. Meski situasi kondusif namun tim Satgas Damai Cartenz tetap melakukan patroli serta penyekatan untuk memantau aktivitas yang mencurigakan,” tutup Kamal. (ade/nat)

Baca Juga :  Nama Provinsi Papua Selatan Sudah Final

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/