JAYAPURA–Suasana di Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, kembali mencekam. Setelah sehari sebelumnya seorang sopir diberondong peluru bersama truknya, kini giliran seorang warga sipil bernama Daniel Datti tewas setelah menjadi korban kekerasan oleh orang tak dikenal (OTK), Senin (2/2).
Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIT di Jalan Seradala Km 03, Distrik Dekai, tepatnya di lingkungan SMP YPK Yakpesmi Dekai. Korban yang saat kejadian sedang bekerja membuat perlengkapan meja dan kursi sekolah dibacok berkali-kali hingga tewas. Ironisnya pelaku mengejar korban hingga ke dalam sebuah ruangan guru dan disitu ia dibacok.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Faizal Ramadhani, mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan saksi, insiden bermula dari suara tembakan yang terdengar dari arah belakang sekolah. Korban sempat berupaya menyelamatkan diri dengan berlari ke ruang guru, namun dikejar oleh tiga orang pelaku.
Korban masuk di ruang guru untuk mengamankan diri namun ia dikejar 3 pelaku dan meski sempat dihalangi oleh saksi bernama Dason namun para pelaku tetap memaksa masuk dan setelah berhasil masuk langsung melakukan menghujani korban dengan alat tajam. Korban tewas seketika.
JAYAPURA–Suasana di Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, kembali mencekam. Setelah sehari sebelumnya seorang sopir diberondong peluru bersama truknya, kini giliran seorang warga sipil bernama Daniel Datti tewas setelah menjadi korban kekerasan oleh orang tak dikenal (OTK), Senin (2/2).
Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIT di Jalan Seradala Km 03, Distrik Dekai, tepatnya di lingkungan SMP YPK Yakpesmi Dekai. Korban yang saat kejadian sedang bekerja membuat perlengkapan meja dan kursi sekolah dibacok berkali-kali hingga tewas. Ironisnya pelaku mengejar korban hingga ke dalam sebuah ruangan guru dan disitu ia dibacok.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Faizal Ramadhani, mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan saksi, insiden bermula dari suara tembakan yang terdengar dari arah belakang sekolah. Korban sempat berupaya menyelamatkan diri dengan berlari ke ruang guru, namun dikejar oleh tiga orang pelaku.
Korban masuk di ruang guru untuk mengamankan diri namun ia dikejar 3 pelaku dan meski sempat dihalangi oleh saksi bernama Dason namun para pelaku tetap memaksa masuk dan setelah berhasil masuk langsung melakukan menghujani korban dengan alat tajam. Korban tewas seketika.