Sambangi Jayapura, Dedi Mulyadi Ingatkan Pembangunan Jangan Hilangkan Identitas

Menurut Ribka, pembangunan yang mengabaikan aspek lingkungan dan budaya lokal berisiko menimbulkan persoalan sosial serta mengikis identitas masyarakat Papua di masa depan.

Sementara itu, Ketua Umum APS, Laus Deo Calvin Rumayom, mengatakan APS hadir untuk membantu pemerintah merumuskan solusi pembangunan Papua berbasis kontribusi dan pemikiran anak-anak Papua sendiri. “Kami ingin membuktikan bahwa orang Papua mampu berkontribusi besar bagi pembangunan,” katanya.

Sedangkan Gubernur Papua Matius D Fakhiri melalui sambutan tertulis yang dibacakan Penjabat Sekda Papua Christian Sohilait menegaskan pembangunan Papua tidak boleh memutus akar budaya masyarakat adat. “Pembangunan harus bertumbuh dari nilai lokal, pengetahuan tradisional, dan kearifan hidup masyarakat Papua,” ujarnya. Sambungnya, Pemerintah Provinsi Papua meyakini masa depan Papua tidak hanya dibangun melalui infrastruktur fisik, tetapi juga pembangunan manusia, pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan, dan harmonisasi sosial. (fia/ade)

Baca Juga :  Kasus Nasional Turun 90,4 Persen.

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

 

Menurut Ribka, pembangunan yang mengabaikan aspek lingkungan dan budaya lokal berisiko menimbulkan persoalan sosial serta mengikis identitas masyarakat Papua di masa depan.

Sementara itu, Ketua Umum APS, Laus Deo Calvin Rumayom, mengatakan APS hadir untuk membantu pemerintah merumuskan solusi pembangunan Papua berbasis kontribusi dan pemikiran anak-anak Papua sendiri. “Kami ingin membuktikan bahwa orang Papua mampu berkontribusi besar bagi pembangunan,” katanya.

Sedangkan Gubernur Papua Matius D Fakhiri melalui sambutan tertulis yang dibacakan Penjabat Sekda Papua Christian Sohilait menegaskan pembangunan Papua tidak boleh memutus akar budaya masyarakat adat. “Pembangunan harus bertumbuh dari nilai lokal, pengetahuan tradisional, dan kearifan hidup masyarakat Papua,” ujarnya. Sambungnya, Pemerintah Provinsi Papua meyakini masa depan Papua tidak hanya dibangun melalui infrastruktur fisik, tetapi juga pembangunan manusia, pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan, dan harmonisasi sosial. (fia/ade)

Baca Juga :  Pemprov Papua Komitmen Berikan Perlindungan bagi Anak-anak

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

 

Berita Terbaru

Artikel Lainnya