Baleg DPR RI Datang Dengar Aspirasi Tolak DOB di Papua

JAYAPURA-Anggota DPR Papua John Gobai mengatakan DPR Papua, DPR RI dan Baleg DPR RI harus buka diri terhadap aspirasi penolakan Pemekaran. “Selama ini kami di DPRP juga terima aspirasi  di jalan jalan, di bawah terik matahari, sementara mreka DPR RI enak saja bahas bahas pemekaran dalam ruangan ber AC padahal mereka yang sahkan dan bicarakan pemekaran,” ujar Gobai di Kantor DPR Papua, Selasa,(5/4).

   Bahkan ia menilai DPR RI sepihak dalam menerima aspirasi masyarakat Papua karena yang pro saja yang diterima. “Ironis kelihatannya hanya pihak yang mendorong pemekaran saja yang diterima, sementara  aspirasi penolakan pemekaran belum diterima, ya kurang bijaksana,” katanya.

Baca Juga :  Masalah Ulayat, Kantor BGP di Buper Ditinggalkan

   Dikatakan, hari ini  nasib orang Papua jangan dibicarakan dan disepakati oleh orang yang sepihak tanpa keterlibatan semua pihak masyatakat Papua. “Nasib 3 juta penduduk Papua tidak fair jika hanya diperbincangkan oleh sekelompok orang saja di Baleg DPR RI, Baleg harus datang dan berbicara dengan pendemo kenapa mereka tolak pemekaran bukan malah memanggil kelompok orang tertentu yang pro dan bicara dari jakarta,” katanya.

   Maka Gobai mengatakan d3engan berbagai dinamika di Papua harusnya Baleg DPR RI mengundang Masyarakat Papua yang menolak Pemekaran untuk mendengarkan argumen argumennya agar Baleg DPR RI mendapatkan second opini terkait Pemekarannya.

   “Memang Baleg membuka rapat terbuka lewat Media online tetapi kan masyarakat tidak bisa interaktif dengan media itu artinya pihak luar hanya pasif saja, maka saran saya baleg datang ke Papua dan dengar langsung jika ada demo kami akan antar agar mereka bisa rasa bagaimana menerimah aspirasi  di Jalan – jalan di Papua,” ujarnya. (oel/tri)

Baca Juga :  Tahun Depan, Alokasi Dana Otsus Pemkot Berkurang Rp 4 M

JAYAPURA-Anggota DPR Papua John Gobai mengatakan DPR Papua, DPR RI dan Baleg DPR RI harus buka diri terhadap aspirasi penolakan Pemekaran. “Selama ini kami di DPRP juga terima aspirasi  di jalan jalan, di bawah terik matahari, sementara mreka DPR RI enak saja bahas bahas pemekaran dalam ruangan ber AC padahal mereka yang sahkan dan bicarakan pemekaran,” ujar Gobai di Kantor DPR Papua, Selasa,(5/4).

   Bahkan ia menilai DPR RI sepihak dalam menerima aspirasi masyarakat Papua karena yang pro saja yang diterima. “Ironis kelihatannya hanya pihak yang mendorong pemekaran saja yang diterima, sementara  aspirasi penolakan pemekaran belum diterima, ya kurang bijaksana,” katanya.

Baca Juga :  SMA/SMK Dikembalikan ke Kabupaten/Kota

   Dikatakan, hari ini  nasib orang Papua jangan dibicarakan dan disepakati oleh orang yang sepihak tanpa keterlibatan semua pihak masyatakat Papua. “Nasib 3 juta penduduk Papua tidak fair jika hanya diperbincangkan oleh sekelompok orang saja di Baleg DPR RI, Baleg harus datang dan berbicara dengan pendemo kenapa mereka tolak pemekaran bukan malah memanggil kelompok orang tertentu yang pro dan bicara dari jakarta,” katanya.

   Maka Gobai mengatakan d3engan berbagai dinamika di Papua harusnya Baleg DPR RI mengundang Masyarakat Papua yang menolak Pemekaran untuk mendengarkan argumen argumennya agar Baleg DPR RI mendapatkan second opini terkait Pemekarannya.

   “Memang Baleg membuka rapat terbuka lewat Media online tetapi kan masyarakat tidak bisa interaktif dengan media itu artinya pihak luar hanya pasif saja, maka saran saya baleg datang ke Papua dan dengar langsung jika ada demo kami akan antar agar mereka bisa rasa bagaimana menerimah aspirasi  di Jalan – jalan di Papua,” ujarnya. (oel/tri)

Baca Juga :  Bongkar Paksa Jika Tak Ada Titik Temu

Berita Terbaru

Artikel Lainnya