Monday, January 5, 2026
27 C
Jayapura

Warga Kesal Saat Banjir Ada yang Lakukan Ini

JAYAPURA – Hujan deras yang mengakibatkan banjir disejumlah lokasi di Jayapura menimbulkan banyak korban. Tak sedikit rumah yang terendam dan warga memilih mengungsi.

Hanya saja di tengah aktivitas warga yang sedang mobile ke sana kemari ini, masih ada saja orang yang memanfaatkan situasi dengan melakukan pungutan liar. Alhasil ini membuat warga lainnya kesal karena para pelaku meminta juga dengan paksa.

Ini terjadi di jembatan penyeberangan di Jl Baru Otonom dimana sedari pagi terlihat sekelompok orang sudah berdiri menjaga jembatan berukuran kecil tersebut sambil memegang kaleng biscuit.

ā€œHeran saja kalau dalam situasi seperti ini masih ada yang cari – cari kesempatan. Minta – minta uang dengan sedikit memaksa,ā€ ujar Ulis, salah satu mahasiswa di Jayapura, Jumat (7/1).

Baca Juga :  Sopir Keluhkan,Ā  Sering Terendam Banjir dan Kurang Perhatian Pemerintah

Ia menceritakan ketika melewati jembatan tersebut tiba – tiba ia diberhentikan dan pria paro baya tersebut langsung menyodorkan kaleng dengan meminta semua pengendara yang lewat harus memberikan uang.

Ulis mengaku sempat protes karena itu jalan umum dan selama ini tak ada penarikan – penarikan seperti itu. ā€œKatanya mereka bersihkan jalan sekitar situ dan memang ada yang dibersihkan tapi hanya sedikit tapi dengan pungli seperti ini justru warga kesal karena jadi macet,ā€ bebernya.

Rusdi juga menyampaikan hal serupa dimana menurutnya kalau mau membantu seharusnya membantu saja tanpa harus meminta imbalan sebab namanya musibah tak ada yang meminta.

“Ini kelakuan-kelakuan yang tidak bagus, itu banyak yang butuh bantuan dan jangan hanya lokasi ini yang dibersihkan. Kok enak sekali orang lagi berjuang selamatkan nyawa dan keluarga ini malah kasi stop – stop kendaraan dan minta – minta uang kayak tidak punya kerjaan saja,ā€ ceritanya.

Baca Juga :  Banjir dan Longsor di Dogiyai, 1 Keluarga Tewas

ā€œPolisi tolong lihat yang begini ketimbang nanti warga marah dan terjadi kontak fisik,ā€ cecarnya. (ade/nat)

JAYAPURA – Hujan deras yang mengakibatkan banjir disejumlah lokasi di Jayapura menimbulkan banyak korban. Tak sedikit rumah yang terendam dan warga memilih mengungsi.

Hanya saja di tengah aktivitas warga yang sedang mobile ke sana kemari ini, masih ada saja orang yang memanfaatkan situasi dengan melakukan pungutan liar. Alhasil ini membuat warga lainnya kesal karena para pelaku meminta juga dengan paksa.

Ini terjadi di jembatan penyeberangan di Jl Baru Otonom dimana sedari pagi terlihat sekelompok orang sudah berdiri menjaga jembatan berukuran kecil tersebut sambil memegang kaleng biscuit.

ā€œHeran saja kalau dalam situasi seperti ini masih ada yang cari – cari kesempatan. Minta – minta uang dengan sedikit memaksa,ā€ ujar Ulis, salah satu mahasiswa di Jayapura, Jumat (7/1).

Baca Juga :  BNPB Serahkan Bantuan untuk Bencana Banjir dan Longsor di Tolikara

Ia menceritakan ketika melewati jembatan tersebut tiba – tiba ia diberhentikan dan pria paro baya tersebut langsung menyodorkan kaleng dengan meminta semua pengendara yang lewat harus memberikan uang.

Ulis mengaku sempat protes karena itu jalan umum dan selama ini tak ada penarikan – penarikan seperti itu. ā€œKatanya mereka bersihkan jalan sekitar situ dan memang ada yang dibersihkan tapi hanya sedikit tapi dengan pungli seperti ini justru warga kesal karena jadi macet,ā€ bebernya.

Rusdi juga menyampaikan hal serupa dimana menurutnya kalau mau membantu seharusnya membantu saja tanpa harus meminta imbalan sebab namanya musibah tak ada yang meminta.

“Ini kelakuan-kelakuan yang tidak bagus, itu banyak yang butuh bantuan dan jangan hanya lokasi ini yang dibersihkan. Kok enak sekali orang lagi berjuang selamatkan nyawa dan keluarga ini malah kasi stop – stop kendaraan dan minta – minta uang kayak tidak punya kerjaan saja,ā€ ceritanya.

Baca Juga :  Warga Pesisir Dimintai Waspada Banjir Rob dan Gelombang TinggiĀ 

ā€œPolisi tolong lihat yang begini ketimbang nanti warga marah dan terjadi kontak fisik,ā€ cecarnya. (ade/nat)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya