Sebaiknya Menteri Tidak Hanya Ketemu Pimpinan Daerah

Yunus Wonda 

JAYAPURA – Wakil Ketua 1 DPR Papua, Dr Yunus Wonda  mengungkapkan bahwa dari sekian banyak menteri yang melakukan perjalanan dinas ke Papua,  belum ada yang datang dan mengambil waktu untuk melakukan pertemuan dengan DPR maupun Majelis Rakyat Papua (MRP). Padahal kata Yunus ada banyak aspirasi masyarakat akar rumput yang juga perlu diketahui oleh para pembantu presiden ini. 

 Yunus berharap para menteri ini mau mengumpulkan informasi tentang Papua dari berbagai sumber. Tidak hanya eksekutif tetapi paling tidak bisa ikut mendengar rangkuman aspirasi yang disampaikan DPR. 

 “Selama ini kami hanya melihat pertemuan dengan kepala daerah dan setelah rapat lalu pulang. Entah apa kebijakan yang mau diambil setelah pertemuan tersebut. Harusnya jangan kaku sebab representasi masyarakat ada pada kami (DPRP) maupun MRP,” jelas Yunus Wonda, Sabtu (25/7). Akan menjadi lebih bermakna dan nilai lebih menurutnya jika menteri datang dan melakukan pertemuan di gedung parlemen bersama DPRP maupun MRP. 

Baca Juga :  Usaha Ayam Petelur di Kayu Batu Diharap Terus Berlanjut

 Apalagi saat ini kata Yunus tak sedikit aspirasi terkait otonomi khusus yang harus di dengar oleh pemerintah pusat sebelum dilakukan evaluasi nantinya. 

 “Nah kami juga bisa bertanya apakah pemerintah pusat selama ini melakukan evaluasi soal jalannya Otsus? Evaluasi tahunan. Kan tidak juga, nanti sudah mau berakhir barulah semua disibukkan.   Tapi sekali lagi soal Otsus ini bukan soal siapa yang salah dan siapa yang benar. Mau ditarik panjang pendek yang penting jangan rakyat yang dikorbankan,” imbuh Yunus. Ia juga berharap Otsus yang akan datang juga menyertakan soal pasal – pasal yang belum dijalankan selama ini. 

 “Mana partai lokal, mana peradilan HAM, ini kan belum terakomodir juga sementara di Aceh semua berjalan dan Papua serta Aceh sama – sama  memiliki otsus,” pungkasnya. (ade)

Baca Juga :  Haornas Bangkitkan Semangat Olahraga di Kota Jayapura
Yunus Wonda 

JAYAPURA – Wakil Ketua 1 DPR Papua, Dr Yunus Wonda  mengungkapkan bahwa dari sekian banyak menteri yang melakukan perjalanan dinas ke Papua,  belum ada yang datang dan mengambil waktu untuk melakukan pertemuan dengan DPR maupun Majelis Rakyat Papua (MRP). Padahal kata Yunus ada banyak aspirasi masyarakat akar rumput yang juga perlu diketahui oleh para pembantu presiden ini. 

 Yunus berharap para menteri ini mau mengumpulkan informasi tentang Papua dari berbagai sumber. Tidak hanya eksekutif tetapi paling tidak bisa ikut mendengar rangkuman aspirasi yang disampaikan DPR. 

 “Selama ini kami hanya melihat pertemuan dengan kepala daerah dan setelah rapat lalu pulang. Entah apa kebijakan yang mau diambil setelah pertemuan tersebut. Harusnya jangan kaku sebab representasi masyarakat ada pada kami (DPRP) maupun MRP,” jelas Yunus Wonda, Sabtu (25/7). Akan menjadi lebih bermakna dan nilai lebih menurutnya jika menteri datang dan melakukan pertemuan di gedung parlemen bersama DPRP maupun MRP. 

Baca Juga :  Perbedaan Tak Boleh Jadi Alasan Keretakan 

 Apalagi saat ini kata Yunus tak sedikit aspirasi terkait otonomi khusus yang harus di dengar oleh pemerintah pusat sebelum dilakukan evaluasi nantinya. 

 “Nah kami juga bisa bertanya apakah pemerintah pusat selama ini melakukan evaluasi soal jalannya Otsus? Evaluasi tahunan. Kan tidak juga, nanti sudah mau berakhir barulah semua disibukkan.   Tapi sekali lagi soal Otsus ini bukan soal siapa yang salah dan siapa yang benar. Mau ditarik panjang pendek yang penting jangan rakyat yang dikorbankan,” imbuh Yunus. Ia juga berharap Otsus yang akan datang juga menyertakan soal pasal – pasal yang belum dijalankan selama ini. 

 “Mana partai lokal, mana peradilan HAM, ini kan belum terakomodir juga sementara di Aceh semua berjalan dan Papua serta Aceh sama – sama  memiliki otsus,” pungkasnya. (ade)

Baca Juga :  Kebutuhan di RSUD Abe Sangat Kompleks

Berita Terbaru

Artikel Lainnya