JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, SH., MH., menegaskan pentingnya menanamkan nilai-nilai toleransi dan keagamaan kepada generasi muda sejak berada di bangku sekolah.
Menurut Abisai, Kota Jayapura merupakan daerah yang memiliki keberagaman masyarakat, baik dari sisi suku, agama maupun latar belakang sosial. Kondisi tersebut harus menjadi kekuatan bersama yang terus dirawat melalui pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.
“Kota Jayapura ini sangat beragam. Karena itu, nilai toleransi harus ditanamkan kepada generasi muda sejak di sekolah,” tegas Abisai.
Ia mengatakan, pendidikan tidak hanya berorientasi pada peningkatan pengetahuan akademik, tetapi juga harus membentuk karakter peserta didik agar mampu menghargai perbedaan dan hidup berdampingan secara damai.
Selain toleransi, Abisai juga mendorong agar nilai-nilai keagamaan semakin diperkuat dalam kehidupan generasi muda. Menurutnya, pemahaman agama yang baik dapat menjadi salah satu landasan dalam membentuk sikap dan perilaku yang positif.
“Perdalam nilai-nilai keagamaan agar anak-anak kita memiliki pegangan dan tidak mudah terjebak dalam tindakan yang menyimpang atau tersesat,” ujarnya.
JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, SH., MH., menegaskan pentingnya menanamkan nilai-nilai toleransi dan keagamaan kepada generasi muda sejak berada di bangku sekolah.
Menurut Abisai, Kota Jayapura merupakan daerah yang memiliki keberagaman masyarakat, baik dari sisi suku, agama maupun latar belakang sosial. Kondisi tersebut harus menjadi kekuatan bersama yang terus dirawat melalui pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.
“Kota Jayapura ini sangat beragam. Karena itu, nilai toleransi harus ditanamkan kepada generasi muda sejak di sekolah,” tegas Abisai.
Ia mengatakan, pendidikan tidak hanya berorientasi pada peningkatan pengetahuan akademik, tetapi juga harus membentuk karakter peserta didik agar mampu menghargai perbedaan dan hidup berdampingan secara damai.
Selain toleransi, Abisai juga mendorong agar nilai-nilai keagamaan semakin diperkuat dalam kehidupan generasi muda. Menurutnya, pemahaman agama yang baik dapat menjadi salah satu landasan dalam membentuk sikap dan perilaku yang positif.
“Perdalam nilai-nilai keagamaan agar anak-anak kita memiliki pegangan dan tidak mudah terjebak dalam tindakan yang menyimpang atau tersesat,” ujarnya.