Tegas! Bupati Keerom Copot Kepala Kampung yang Terjerat Utang Rentenir

KEEROM – Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut., MUP., mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan kepala kampung yang terbukti meminjam uang kepada rentenir dalam pengelolaan Alokasi Dana Desa.

Sanksi tegas ini diberlakukan menyusul adanya insiden penagihan paksa oleh para oknum rentenir kepada kepala kampung dan bendahara Kampung Onam, Distrik Kaesenar yang terjadi di halaman Bank Papua Arso, Kabupaten Keerom, usai mencairkan Alokasi Dana Desa pada Jumat (31/7).

Merespons kejadian tersebut, Bupati Gusbager langsung mencopot jabatan EN sebagaiĀ  kepala Kampung Onam.

“Kepala Kampung Onam sudah pasti saya evaluasi, nonaktifkan dia. Sekarang sudah saya copot. Dan terhadap kasus yang terjadi ini, saya akan evaluasi dan nonaktifkan semua kepala kampung yang sedang berutang dengan rentenir,” tegas Bupati Gusbager kepada via telepon selulernya, Sabtu (1/8).

Baca Juga :  Reses ke Senggi, MRP Temukan Keluhan Soal Tambang Emas Ilegal

Langkah penonaktifan ini tidak hanya berlaku untuk Kepala Kampung Onam. Bupati dua periode itu menegaskan bahwa mulai Senin pekan depan, seluruh kepala kampung di Kabupaten Keerom yang terbukti memiliki utang kepada rentenir akan diberhentikan.

Orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu bahkan mengecek langsung kepada masyarakat untuk melacak kepala kampung lain yang terlibat praktik serupa.

Bupati Gusbager menjelaskan, tindakan meminjam uang kepada rentenir sangat merugikan pelayanan pemerintahan dan menyengsarakan masyarakat desa atau kampung.

KEEROM – Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut., MUP., mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan kepala kampung yang terbukti meminjam uang kepada rentenir dalam pengelolaan Alokasi Dana Desa.

Sanksi tegas ini diberlakukan menyusul adanya insiden penagihan paksa oleh para oknum rentenir kepada kepala kampung dan bendahara Kampung Onam, Distrik Kaesenar yang terjadi di halaman Bank Papua Arso, Kabupaten Keerom, usai mencairkan Alokasi Dana Desa pada Jumat (31/7).

Merespons kejadian tersebut, Bupati Gusbager langsung mencopot jabatan EN sebagaiĀ  kepala Kampung Onam.

“Kepala Kampung Onam sudah pasti saya evaluasi, nonaktifkan dia. Sekarang sudah saya copot. Dan terhadap kasus yang terjadi ini, saya akan evaluasi dan nonaktifkan semua kepala kampung yang sedang berutang dengan rentenir,” tegas Bupati Gusbager kepada via telepon selulernya, Sabtu (1/8).

Baca Juga :  Bupati Gusbager : Jangan Biarkan Pemilu Merusak Kedamaian Keerom

Langkah penonaktifan ini tidak hanya berlaku untuk Kepala Kampung Onam. Bupati dua periode itu menegaskan bahwa mulai Senin pekan depan, seluruh kepala kampung di Kabupaten Keerom yang terbukti memiliki utang kepada rentenir akan diberhentikan.

Orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu bahkan mengecek langsung kepada masyarakat untuk melacak kepala kampung lain yang terlibat praktik serupa.

Bupati Gusbager menjelaskan, tindakan meminjam uang kepada rentenir sangat merugikan pelayanan pemerintahan dan menyengsarakan masyarakat desa atau kampung.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya