Monday, January 12, 2026
32 C
Jayapura

Danlanud: Pengawasan Harus Dimulai dari Bandara

Marsma TNI Ir. Tri Bowo Budi Santoso, MM. M.Tr(Han) ( FOTO: Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Komandan Lanud (Danlanud) Silas Papare, Marsma TNI Ir. Tri Bowo Budi Santoso, MM. M.Tr(Han) mengatakan, merebaknya kasus Covid-19 saat ini telah menjadi perhatian publik. Untuk itu, masalah tersebut tidak boleh dipandang sebelah mata.

“Intinya kita tidak boleh menyederhanakan  masalah, khususnya di daerah yang berpotensi terjadinya penularan virus Corona. Kita mulai dari bandara karena bandara ini merupakan pintu masuk dari dan ke Jayapura, Papua,”kata Tri Bowo Budi Santoso,  saat ditanya wartawan terkait kesiapan Bandara Sentani menyikapi isu covid 19 di pintu masuk Bandara Sentani, Senin (16/3).

Dia mengakui, untuk lockdown Bandara Sentani memang belum diwacanakan pemerintah. Namun, dari koordinasi sejauh ini di interen mereka, baik pengelola bandara, pemerintah, pihak kesehatan dan sejumlah stakeholder lainnya, tetap mengupayakan kewaspadaan tingkat tinggi dan melakukan pengawasan secara ketat di pintu masuk Bandara Sentani.

Baca Juga :  Pelaksanaan Salat Idul Adha Di Masjid Al-Aqsha, Diikuti Ribuan Jamaah

“Terutama penumpang  dari Jakarta, Makassar dan daerah lainnya yang kita tidak tahu siapa yang membawa potensi potensi itu. Oleh karena itu, bersama-sama dengan seluruh stakeholder yang ada di bandara melakukan pencegahan sedini mungkin,” ujarnya.

Dia mengatakan, sehubungan dengan itu,  yang terpenting dilakukan saat ini adalah bagaimana  kesiapan Papua  di tengah merebaknya isu wabah ini. Apalagi kata dia, Papua akan menjadi tuan rumah PON XX tahun ini. Karena itu, kata dia, sebagai tuan rumah PON, Papua tidak saja siap dari sisi infrastruktur penunjang, tapi juga harus siap menangkal dan menyikapi penyebaran covid 19 itu.

“Sebagai tuan rumah PON, tentunya Papua harus siap. Tidak saja dari sisi fasilitas olahraga, tapi bagaimana menjamin para atlet dan official yang datang ke Papua pada saatnya nanti.  Kita tidak berharap ada yang terinfeksi virus Corona tersebut. Karena satu saja yang terinfeksi akan berdampak fatal,”bebernya.(roy/tho)

Baca Juga :  Untuk Sementara Layanan Puskesmas Khomba Pindah Ke Yabaso
Marsma TNI Ir. Tri Bowo Budi Santoso, MM. M.Tr(Han) ( FOTO: Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Komandan Lanud (Danlanud) Silas Papare, Marsma TNI Ir. Tri Bowo Budi Santoso, MM. M.Tr(Han) mengatakan, merebaknya kasus Covid-19 saat ini telah menjadi perhatian publik. Untuk itu, masalah tersebut tidak boleh dipandang sebelah mata.

“Intinya kita tidak boleh menyederhanakan  masalah, khususnya di daerah yang berpotensi terjadinya penularan virus Corona. Kita mulai dari bandara karena bandara ini merupakan pintu masuk dari dan ke Jayapura, Papua,”kata Tri Bowo Budi Santoso,  saat ditanya wartawan terkait kesiapan Bandara Sentani menyikapi isu covid 19 di pintu masuk Bandara Sentani, Senin (16/3).

Dia mengakui, untuk lockdown Bandara Sentani memang belum diwacanakan pemerintah. Namun, dari koordinasi sejauh ini di interen mereka, baik pengelola bandara, pemerintah, pihak kesehatan dan sejumlah stakeholder lainnya, tetap mengupayakan kewaspadaan tingkat tinggi dan melakukan pengawasan secara ketat di pintu masuk Bandara Sentani.

Baca Juga :  Lima DAS Wilayah Tabi Komitmen Dukung PON XX

“Terutama penumpang  dari Jakarta, Makassar dan daerah lainnya yang kita tidak tahu siapa yang membawa potensi potensi itu. Oleh karena itu, bersama-sama dengan seluruh stakeholder yang ada di bandara melakukan pencegahan sedini mungkin,” ujarnya.

Dia mengatakan, sehubungan dengan itu,  yang terpenting dilakukan saat ini adalah bagaimana  kesiapan Papua  di tengah merebaknya isu wabah ini. Apalagi kata dia, Papua akan menjadi tuan rumah PON XX tahun ini. Karena itu, kata dia, sebagai tuan rumah PON, Papua tidak saja siap dari sisi infrastruktur penunjang, tapi juga harus siap menangkal dan menyikapi penyebaran covid 19 itu.

“Sebagai tuan rumah PON, tentunya Papua harus siap. Tidak saja dari sisi fasilitas olahraga, tapi bagaimana menjamin para atlet dan official yang datang ke Papua pada saatnya nanti.  Kita tidak berharap ada yang terinfeksi virus Corona tersebut. Karena satu saja yang terinfeksi akan berdampak fatal,”bebernya.(roy/tho)

Baca Juga :  Kasus Lakalantas di Wilayah Polres Jayapura  Capai 142 Kasus

Berita Terbaru

Artikel Lainnya