JAYAPURA – Manajer klub Persipura Jayapura, Owen Rahadiyan sedikit dipusingkan dengan sanksi tanpa penonton pada putaran pertama Liga 2 2026/2027.
Sanksi tersebut tentu akan berdampak dengan finansial klub. Sebab penjualan tiket nonton menjadi salah satu pemasukan klub musim lalu. Sementara Persipura harus bermain tanpa penonton selama putaran pertama.
“Musim ini kami menghadapi situasi yang tidak mudah. Dengan sanksi yang mengharuskan Persipura bermain tanpa kehadiran suporter pada putaran pertama, tentu ada dampak finansial yang cukup besar bagi klub,” ungkap Owen dalam rilisnya yang diterima Cenderawasih Pos, Sabtu (11/7).
Sebagai opsi, Owen mulai memikirkan untuk mencari stadion di Pulau Jawa sebagai home base selama putaran pertama berlangsung.
“Secara operasional dapat mengurangi beban biaya klub. Namun, berdasarkan regulasi yang berlaku, keputusan tersebut juga berpotensi membuat Persipura memulai kompetisi dengan pengurangan satu poin,” ujarnya.
Owen menyebutkan ini bukan keputusan yang sederhana. Ada pertimbangan finansial, ada pertimbangan kompetitif, ada tanggung jawab terhadap identitas Persipura sebagai kebanggaan masyarakat Papua.
“Saat ini kami masih mengkaji seluruh aspek secara matang sebelum mengambil keputusan terbaik bagi klub. Apa pun keputusan yang nantinya diambil, satu hal yang pasti, seluruh pertimbangannya didasarkan pada kepentingan jangka panjang Persipura, bukan kepentingan sesaat,” ucapnya.
Ia menaruh harapan agar seluruh keluarga besar Persipura terus memberikan dukungan doa bagi mereka.
“Di tengah tantangan yang ada, kami percaya kebersamaan akan menjadi kekuatan terbesar untuk membawa Persipura melangkah ke depan,” pungkasnya. (eri/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q