Wednesday, February 11, 2026
28 C
Jayapura

Kedepankan Pendekatan Persuasif dan Edukatif

JAYAPURA–Polresta Jayapura Kota melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) terus menggencarkan kegiatan penertiban dan pengawasan terhadap pengguna jalan dalam rangka Operasi Keselamatan Cartenz 2026. Memasuki hari keenam pelaksanaan operasi, petugas kembali turun langsung ke lapangan untuk memberikan edukasi serta penegakan disiplin berlalu lintas kepada masyarakat.

Kegiatan operasi pada Senin (9/3) kali ini dipusatkan di Jalan Percetakan dan Jalan Irian, tepatnya di depan Pos Yasmin, dan dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota, AKP Muhammad Akbar, dengan melibatkan sejumlah personel Polresta Jayapura Kota yang tergabung dalam operasi tersebut.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan terhadap pengendara, khususnya pengendara roda dua, yang masih kerap melakukan pelanggaran lalu lintas. Petugas memberikan imbauan secara humanis serta teguran tertulis kepada pengendara yang kedapatan melanggar aturan, di antaranya tidak menggunakan helm standar (SNI), menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi atau knalpot brong, serta kendaraan yang tidak dilengkapi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).

Baca Juga :  Bisa Bertahan, Bisa Berubah

Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota, AKP Muhammad Akbar, mengatakan bahwa Operasi Keselamatan Cartenz 2026 bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, sekaligus sebagai upaya menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polresta Jayapura Kota.

“Pada pelaksanaan operasi kali ini, kami lebih mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif. Kami memberikan imbauan kepada pengendara agar lebih memahami pentingnya tertib berlalu lintas demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ujar AKP Muhammad Akbar.

Ia menambahkan, penggunaan helm standar, kelengkapan kendaraan, serta kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan hanya kewajiban hukum, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan bersama di jalan raya.

Baca Juga :  DPMK Minta Kampung Segera LPJ-kan Dana Kampung

JAYAPURA–Polresta Jayapura Kota melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) terus menggencarkan kegiatan penertiban dan pengawasan terhadap pengguna jalan dalam rangka Operasi Keselamatan Cartenz 2026. Memasuki hari keenam pelaksanaan operasi, petugas kembali turun langsung ke lapangan untuk memberikan edukasi serta penegakan disiplin berlalu lintas kepada masyarakat.

Kegiatan operasi pada Senin (9/3) kali ini dipusatkan di Jalan Percetakan dan Jalan Irian, tepatnya di depan Pos Yasmin, dan dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota, AKP Muhammad Akbar, dengan melibatkan sejumlah personel Polresta Jayapura Kota yang tergabung dalam operasi tersebut.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan terhadap pengendara, khususnya pengendara roda dua, yang masih kerap melakukan pelanggaran lalu lintas. Petugas memberikan imbauan secara humanis serta teguran tertulis kepada pengendara yang kedapatan melanggar aturan, di antaranya tidak menggunakan helm standar (SNI), menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi atau knalpot brong, serta kendaraan yang tidak dilengkapi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).

Baca Juga :  Pemkot Targetkan Utang Beasiswa Unggul Papua Selesai 2026

Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota, AKP Muhammad Akbar, mengatakan bahwa Operasi Keselamatan Cartenz 2026 bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, sekaligus sebagai upaya menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polresta Jayapura Kota.

“Pada pelaksanaan operasi kali ini, kami lebih mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif. Kami memberikan imbauan kepada pengendara agar lebih memahami pentingnya tertib berlalu lintas demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ujar AKP Muhammad Akbar.

Ia menambahkan, penggunaan helm standar, kelengkapan kendaraan, serta kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan hanya kewajiban hukum, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan bersama di jalan raya.

Baca Juga :  Tak Layak Operasi, Kendaraan Angkutan Terpaksa Ditahan

Berita Terbaru

Jangan Asal Usir, Harus Ada Regulasi

MBG Rawan Digugat

Pemprov Papua Ingatkan Peran Kritis Pers

Artikel Lainnya