Saturday, November 29, 2025
28.5 C
Jayapura

Perkuat Pemberdayaan Linmas untuk Ketertiban dan Ketahanan Sosial

SARMI-Plt Sekda Kabupaten Sarmi, Eduard Dimomonmau, mewakili Gubernur Papua Matius D. Fakhiri membacakan sambutan gubernur pada kegiatan Sosialisasi Pemberdayaan dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) di Kabupaten Sarmi, Kamis (27/11).

Kegiatan yang digelar oleh Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Papua dan Satpol PP Kabupaten Sarmi ini diikuti oleh aparat kampung, tokoh masyarakat, dan perwakilan Linmas dari berbagai distrik di Kabupaten Sarmi.

Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur Papua menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis pemerintah dalam memperkuat kapasitas masyarakat agar dapat menjadi pelaku utama dalam menjaga keamanan, meningkatkan kesejahteraan, serta melindungi lingkungan sosial di wilayah masing-masing.

Menurutnya, masyarakat Papua harus berperan aktif dalam setiap kebijakan pembangunan agar tercipta keseimbangan antara kemajuan dan keharmonisan sosial.

Baca Juga :  CFD, Bentuk Penyediaan Sarana Olahraga dari Pemkab Jayawijaya

Ia menilai pemberdayaan masyarakat tidak akan efektif tanpa dukungan dan partisipasi aktif tokoh adat, agama, pemuda, dan perempuan.

SARMI-Plt Sekda Kabupaten Sarmi, Eduard Dimomonmau, mewakili Gubernur Papua Matius D. Fakhiri membacakan sambutan gubernur pada kegiatan Sosialisasi Pemberdayaan dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) di Kabupaten Sarmi, Kamis (27/11).

Kegiatan yang digelar oleh Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Papua dan Satpol PP Kabupaten Sarmi ini diikuti oleh aparat kampung, tokoh masyarakat, dan perwakilan Linmas dari berbagai distrik di Kabupaten Sarmi.

Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur Papua menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis pemerintah dalam memperkuat kapasitas masyarakat agar dapat menjadi pelaku utama dalam menjaga keamanan, meningkatkan kesejahteraan, serta melindungi lingkungan sosial di wilayah masing-masing.

Menurutnya, masyarakat Papua harus berperan aktif dalam setiap kebijakan pembangunan agar tercipta keseimbangan antara kemajuan dan keharmonisan sosial.

Baca Juga :  Festival Kampung Nelayan Dorong Potensi Lokal

Ia menilai pemberdayaan masyarakat tidak akan efektif tanpa dukungan dan partisipasi aktif tokoh adat, agama, pemuda, dan perempuan.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya