Monday, January 19, 2026
22.3 C
Jayapura

Freeport Perkuat SDM Papua Melalui Institut Pertambangan Nemangkawi

MIMIKA – PT Freeport Indonesia (PTFI) terus perkuat sumber daya manusia (SDM) Papua yang terampil dan siap kerja melalui pengembangan pendidikan vokasi di Institut Pertambangan Nemangkawi (IPN), pusat pelatihan di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Senior Vice President (SVP) Community Development PTFI Nathan Kum dalam keterangan resmi yang diterima media ini, Kamis (27/11) menerangkan bahwa investasi di sektor pendidikan merupakan bagian strategis dalam investasi sosial perusahaan.

“Fokus kami untuk memastikan generasi muda Papua mendapatkan keterampilan nyata yang dapat dipakai untuk bekerja dan membangun karier,” katanya.

Nathan menjelaskan PTFI mengembangkan berbagai program pendidikan dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi, termasuk sekolah vokasi seperti IPN dan beasiswa lanjutan.

Baca Juga :  Seorang Anggota Brimob Diserang di Mile 32

“Tujuan kami adalah menyiapkan generasi Papua yang terampil, siap kerja, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” kata Nathan.

Nathan mengatakan sejak didirikan pada 2003, IPN yang berlokasi di Kabupaten Mimika telah berkembang menjadi pusat pelatihan vokasi berkelas Industri dengan pelatihan berbasis kompetensi Kerja Khusus dan berbagai program pengembangan SDM lainnya.

Sejak didirikan pada tahun 2003, lebih dari 4.000 siswa telah mengikuti pelatihan di IPN. Sekitar 90 persen merupakan Orang Asli Papua (OAP) dan saat ini, 71 persen lulusan sudah bekerja di PTFI maupun perusahaan kontraktor.

Salah satu alumni IPN, Isai Kum bercerita, ia mengikuti program Apprentice sebagai Operator Haul Truck (HE-Operator).

Baca Juga :  Ustad Said Ajak Jamaah Renungkan Sosok Orang Tua Yang Telah Berkorban

MIMIKA – PT Freeport Indonesia (PTFI) terus perkuat sumber daya manusia (SDM) Papua yang terampil dan siap kerja melalui pengembangan pendidikan vokasi di Institut Pertambangan Nemangkawi (IPN), pusat pelatihan di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Senior Vice President (SVP) Community Development PTFI Nathan Kum dalam keterangan resmi yang diterima media ini, Kamis (27/11) menerangkan bahwa investasi di sektor pendidikan merupakan bagian strategis dalam investasi sosial perusahaan.

“Fokus kami untuk memastikan generasi muda Papua mendapatkan keterampilan nyata yang dapat dipakai untuk bekerja dan membangun karier,” katanya.

Nathan menjelaskan PTFI mengembangkan berbagai program pendidikan dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi, termasuk sekolah vokasi seperti IPN dan beasiswa lanjutan.

Baca Juga :  Siaga Mudik Lebaran, Pemkab Gelar Pertemuan dengan Stakeholder

“Tujuan kami adalah menyiapkan generasi Papua yang terampil, siap kerja, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” kata Nathan.

Nathan mengatakan sejak didirikan pada 2003, IPN yang berlokasi di Kabupaten Mimika telah berkembang menjadi pusat pelatihan vokasi berkelas Industri dengan pelatihan berbasis kompetensi Kerja Khusus dan berbagai program pengembangan SDM lainnya.

Sejak didirikan pada tahun 2003, lebih dari 4.000 siswa telah mengikuti pelatihan di IPN. Sekitar 90 persen merupakan Orang Asli Papua (OAP) dan saat ini, 71 persen lulusan sudah bekerja di PTFI maupun perusahaan kontraktor.

Salah satu alumni IPN, Isai Kum bercerita, ia mengikuti program Apprentice sebagai Operator Haul Truck (HE-Operator).

Baca Juga :  Capai 350 Hingga 450 Kasus HIV Pertahun, 98 Persen Melalui Hubungan Seksual

Berita Terbaru

Artikel Lainnya