Monday, January 19, 2026
21.9 C
Jayapura

Honai Kreatif dan Studio Seni Dorong UMKM Lokal

WAMENA– Pemerintah Kabupaten Jayawijaya resmi meluncurkan Honai kreatif, Studio Lukis dan Noken Pelangi di Wamena yang merupakan simbol inisiatif, semangat kemandirian dan kreativitas masyarakat dalam mengembangkan potensi seni dan budaya serta sesuai dengan kearifan lokal yang ada di wilayah ini.

Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH memberikan apresiasi atas inisiatif masyarakat yang telah membangun ruang kreatif secara swadaya. Ia menekankan bahwa pembangunan tidak harus menunggu fasilitas mewah atau dukungan penuh dari pemerintah, namun bisa dimulai dari diri sendiri.

“Mimpi-mimpi itu harus dilakukan dulu, baru orang lain melihat. Tuhan pun melihat. Kalau hanya menunggu dan bicara terus, tidak akan jalan,” ungkapnya di Wamena Rabu (26/11).

Baca Juga :  Launching Penyaluran Beras Bantuan Pangan Puncak

Menurutnya, beberadaan Honai Kreatif dan Studio Seni ini menjadi bukti bahwa masih ada warga Wamena yang berpikir dan bertindak untuk kemajuan bersama, tanpa banyak menuntut, tetapi langsung bergerak. Ia juga menyoroti potensi besar yang dimiliki kawasan tersebut.

“Di sekitar lokasi studio, terdapat lahan seluas 500 hektare yang ditanami berbagai jenis buah-buahan, sehingga kawasan ini bisa disebut sebagai mini kampung yang dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata dalam kota Wamena,”kata Mantan Dandim 1702/Jayawijaya

WAMENA– Pemerintah Kabupaten Jayawijaya resmi meluncurkan Honai kreatif, Studio Lukis dan Noken Pelangi di Wamena yang merupakan simbol inisiatif, semangat kemandirian dan kreativitas masyarakat dalam mengembangkan potensi seni dan budaya serta sesuai dengan kearifan lokal yang ada di wilayah ini.

Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH memberikan apresiasi atas inisiatif masyarakat yang telah membangun ruang kreatif secara swadaya. Ia menekankan bahwa pembangunan tidak harus menunggu fasilitas mewah atau dukungan penuh dari pemerintah, namun bisa dimulai dari diri sendiri.

“Mimpi-mimpi itu harus dilakukan dulu, baru orang lain melihat. Tuhan pun melihat. Kalau hanya menunggu dan bicara terus, tidak akan jalan,” ungkapnya di Wamena Rabu (26/11).

Baca Juga :  Dukung Pelaksanaan Youth Camp GPdI, Bangun Karakter Generasi Muda Papua

Menurutnya, beberadaan Honai Kreatif dan Studio Seni ini menjadi bukti bahwa masih ada warga Wamena yang berpikir dan bertindak untuk kemajuan bersama, tanpa banyak menuntut, tetapi langsung bergerak. Ia juga menyoroti potensi besar yang dimiliki kawasan tersebut.

“Di sekitar lokasi studio, terdapat lahan seluas 500 hektare yang ditanami berbagai jenis buah-buahan, sehingga kawasan ini bisa disebut sebagai mini kampung yang dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata dalam kota Wamena,”kata Mantan Dandim 1702/Jayawijaya

Berita Terbaru

Artikel Lainnya