Satu Semester, Tangani 45 Kasus Kebakaran

JAYAPURA – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Jayapura mencatat sebanyak 45 kasus kebakaran terjadi di wilayahnya sepanjang Januari hingga memasuki Juli 2025. 43 diantaranya kasus kebakaran fasilitas umum dan perumahan. Mayoritas kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik. Sementara dua (2) diantaranya kasus kebakaran lahan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Jayapura, Dr. Robert Johan Betaubun melalui sekretarisnya, Margaretha Veronika Kirana, kepada Cenderawasih Pos pada, Jumat (11/7).

Veronika menjelaskan bahwa berbagai pemicu kebakaran tercatat sepanjang semester pertama tahun ini, mulai dari kompor gas, peralatan listrik rumah tangga, hingga human error.

“Dari total 45 kasus kebakaran itu, 43 di antaranya kasus kebakaran gedung atau rumah. Kebakaran hutan sebanyak dua (2) kasus. Berbagai jenis penyebabnya seperti karena korek api, obat nyamuk, dan faktor lainnya,” jelas Veronika.

Baca Juga :  Tugas Utama Pj Walikota Jayapura Sukseskan Pilkada

JAYAPURA – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Jayapura mencatat sebanyak 45 kasus kebakaran terjadi di wilayahnya sepanjang Januari hingga memasuki Juli 2025. 43 diantaranya kasus kebakaran fasilitas umum dan perumahan. Mayoritas kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik. Sementara dua (2) diantaranya kasus kebakaran lahan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Jayapura, Dr. Robert Johan Betaubun melalui sekretarisnya, Margaretha Veronika Kirana, kepada Cenderawasih Pos pada, Jumat (11/7).

Veronika menjelaskan bahwa berbagai pemicu kebakaran tercatat sepanjang semester pertama tahun ini, mulai dari kompor gas, peralatan listrik rumah tangga, hingga human error.

“Dari total 45 kasus kebakaran itu, 43 di antaranya kasus kebakaran gedung atau rumah. Kebakaran hutan sebanyak dua (2) kasus. Berbagai jenis penyebabnya seperti karena korek api, obat nyamuk, dan faktor lainnya,” jelas Veronika.

Baca Juga :  Kuota Haji 2025 Sebanyak 1.076 Jemaah

Berita Terbaru

Pembangunan Makodam XXIV/MT Dimulai

Masih Angin anginan

Artikel Lainnya