Friday, February 28, 2025
21.9 C
Jayapura

Kunjungan Meningkat di Sore Hari, Jadi Berkah Bagi Tukang Bersih Kubur

Melihat Tradisi Ziarah Kubur Jelang Bulan Ramadan di Kota Jayapura

Menjelang bulan Ramadhan, ada semacam tradisi bagi umat muslim untuk berziarah di makam keluarga atau leluhur di pemakaman.  Tak hanya bersih-bersih makam, tapi juga berdoa bagi arwah keluarga/leluhur yang sudah meninggal.

Laporan: Robert Mboik & Jimianus Karlodi-Jayapura

Sempat ada kekhawatiran pemalangan TPU Buper yang hampir satu bulan lebih, akan jadi kendala bagi umat muslim untuk berziarah ke makam keluarga. Beruntung, akhirnya pemalangan di TPU Buper Waena ini sudah diselesaikan dan kembali bisa dibuka untuk pemakaman maupun ziarah.

   Sejak TPU Buper ini dibuka kembali untuk umum,  jumlah masyarakat yang melakukan ziarah terutama  umat muslim, cukup banyak setiap harinya. Mereka akan datang berziarah di TPU itu pada sore hari.

Baca Juga :  Sibuk Layani Pasien, Tak Sempat Hadiri Penerimaan Penghargaan

  Aktivitas masyarakat di TPU Buper Waena, Kota Jayapura menjelang dimulainya bulan puasa tahun ini sudah mulai meningkat terutama menjelang akhir bulan. Jumlah ini terus meningkat setiap harinya menjelang hari-hari terakhir di bulan Februari ini. Mengingat mulai 1 Maret   nanti, umat muslim akan menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh.

Sekretaris UPT  TPU Waena, Hasan (foto: Mboik/Cepos)

   “Sekarang cukup ramai terutama di pagi hari dan sore hari,  sekitar jam 5-an mereka akan datang berkunjung ke sini. Karena tidak lama lagi kita akan melaksanakan ibadah puasa selama satu bulan penuh,” kata Hasan, salah satu pegawai yang bertugas mengelola TPU Buper Waena, saat ditemui Cendrawasih pos di kawasan TPU itu, Selasa (25/2).

Baca Juga :  Ada Tempat untuk Kamping dan Nonton Bareng Sepak Bola

   Meski tak ada lagi pemalangan yang dilakukan oleh oknum masyarakat,  namun ternyata belum semua masyarakat di Kota Jayapura mengetahui, bahwa TPU itu sudah dibuka kembali untuk umum.

   “Sejak dibuka itu ada sekitar 5 atau 6 makam baru di TPU muslim. Ternyata masih banyak yang belum mengetahui, sehingga mereka terpaksa masih menggunakan TPU di Abe pantai, dan di Muara Tami,” ujar Hasan.

Melihat Tradisi Ziarah Kubur Jelang Bulan Ramadan di Kota Jayapura

Menjelang bulan Ramadhan, ada semacam tradisi bagi umat muslim untuk berziarah di makam keluarga atau leluhur di pemakaman.  Tak hanya bersih-bersih makam, tapi juga berdoa bagi arwah keluarga/leluhur yang sudah meninggal.

Laporan: Robert Mboik & Jimianus Karlodi-Jayapura

Sempat ada kekhawatiran pemalangan TPU Buper yang hampir satu bulan lebih, akan jadi kendala bagi umat muslim untuk berziarah ke makam keluarga. Beruntung, akhirnya pemalangan di TPU Buper Waena ini sudah diselesaikan dan kembali bisa dibuka untuk pemakaman maupun ziarah.

   Sejak TPU Buper ini dibuka kembali untuk umum,  jumlah masyarakat yang melakukan ziarah terutama  umat muslim, cukup banyak setiap harinya. Mereka akan datang berziarah di TPU itu pada sore hari.

Baca Juga :  Keutamaan Sholat Tarawih di Malam Ketiga, Didoakan Langsung oleh Malaikat

  Aktivitas masyarakat di TPU Buper Waena, Kota Jayapura menjelang dimulainya bulan puasa tahun ini sudah mulai meningkat terutama menjelang akhir bulan. Jumlah ini terus meningkat setiap harinya menjelang hari-hari terakhir di bulan Februari ini. Mengingat mulai 1 Maret   nanti, umat muslim akan menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh.

Sekretaris UPT  TPU Waena, Hasan (foto: Mboik/Cepos)

   “Sekarang cukup ramai terutama di pagi hari dan sore hari,  sekitar jam 5-an mereka akan datang berkunjung ke sini. Karena tidak lama lagi kita akan melaksanakan ibadah puasa selama satu bulan penuh,” kata Hasan, salah satu pegawai yang bertugas mengelola TPU Buper Waena, saat ditemui Cendrawasih pos di kawasan TPU itu, Selasa (25/2).

Baca Juga :  Puskesmas Waena Tidak Buka  Layanan Rawat Inap

   Meski tak ada lagi pemalangan yang dilakukan oleh oknum masyarakat,  namun ternyata belum semua masyarakat di Kota Jayapura mengetahui, bahwa TPU itu sudah dibuka kembali untuk umum.

   “Sejak dibuka itu ada sekitar 5 atau 6 makam baru di TPU muslim. Ternyata masih banyak yang belum mengetahui, sehingga mereka terpaksa masih menggunakan TPU di Abe pantai, dan di Muara Tami,” ujar Hasan.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/