Friday, January 30, 2026
25.6 C
Jayapura

Pemkab Biak Dorong Percepatan Penurunan Stunting

BIAK – Penjabat Bupati Biak, Sofia Bonsapia, terus menunjukkan komitmennya dalam mengatasi permasalahan kesehatan masyarakat. Dalam kunjungan kerjanya ke wilayah Kepulauan Padaido-Aimando, ia secara langsung menyapa warga sekaligus menyalurkan berbagai bantuan, termasuk bantuan pangan dan dukungan bagi anak-anak penderita stunting.

Dalam sambutannya, Pj Bupati menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menurunkan angka stunting.

“Saya hadir di sini untuk memastikan bahwa program percepatan penurunan stunting berjalan dengan baik, sesuai dengan arahan nasional. Stunting bukan hanya masalah daerah, tetapi menjadi prioritas nasional yang membutuhkan peran aktif dari kita semua,” ujarnya, Kamis(13/2), saat melakukan kunker ke dua distrik dan dua pulau, Kampung Wundi Pulau Padaido, dan Kampung Mbromsi Pulau Aimando.

Baca Juga :  Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Biak Gelar Pasar Murah di Puncak STC Papua

Program penurunan stunting yang menjadi perhatian utama pemerintah pusat juga telah dituangkan dalam Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Stunting (Stranas Stunting).

Dengan pendekatan multisektoral, program ini menargetkan penurunan prevalensi stunting hingga di bawah 14% pada tahun 2024. Oleh karena itu, Pj Bupati mengajak seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, untuk ikut serta dalam upaya tersebut.

BIAK – Penjabat Bupati Biak, Sofia Bonsapia, terus menunjukkan komitmennya dalam mengatasi permasalahan kesehatan masyarakat. Dalam kunjungan kerjanya ke wilayah Kepulauan Padaido-Aimando, ia secara langsung menyapa warga sekaligus menyalurkan berbagai bantuan, termasuk bantuan pangan dan dukungan bagi anak-anak penderita stunting.

Dalam sambutannya, Pj Bupati menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menurunkan angka stunting.

“Saya hadir di sini untuk memastikan bahwa program percepatan penurunan stunting berjalan dengan baik, sesuai dengan arahan nasional. Stunting bukan hanya masalah daerah, tetapi menjadi prioritas nasional yang membutuhkan peran aktif dari kita semua,” ujarnya, Kamis(13/2), saat melakukan kunker ke dua distrik dan dua pulau, Kampung Wundi Pulau Padaido, dan Kampung Mbromsi Pulau Aimando.

Baca Juga :  Cegah Penularan, Siapkan Bilik Pengambilan Swab

Program penurunan stunting yang menjadi perhatian utama pemerintah pusat juga telah dituangkan dalam Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Stunting (Stranas Stunting).

Dengan pendekatan multisektoral, program ini menargetkan penurunan prevalensi stunting hingga di bawah 14% pada tahun 2024. Oleh karena itu, Pj Bupati mengajak seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, untuk ikut serta dalam upaya tersebut.

Berita Terbaru

Persipura Dihantam Badai Cedera

Anggaran MRP 2026 Turun Signifikan

Direktur RSUD Abepura Siap Diaudit

Artikel Lainnya