‘’Semua warga yang ada di dalam RT 09 RW 002 yang berjumlah sekitar 30 kepala keluarga sudah mengungsi. Karena air masuk dalam rumah. Tingginya sekitar 30-40 cm. Kita tidak bisa masuk ke dalam karena air memang tinggi,’’ kata Ketua RT 09 RW 002 Dion Samderubun, saat mendampingi petugas dari PU Kabupaten Merauke melakukan pembersihan saluran yang tersumbat tersebut.
Keberadaan Pemadam Kebakaran, sebagaimana diamanatkan dalam peraturan dan perudang-undangan berada pada urusan wajib, mengingat keberadaannya adalah bertujuan untuk mewujudkan pelayanan masyarakat melalui penanggulangan kebakaran dan bentuk bencana lainnya.
Dari pantauan Cenderawasih Pos Hafi Selasa Sore tepatnya pukul 17:30 WIT, tumpukan sampah ini sepanjang kurang lebih 7 - 10 meter yang hampir menutupi pinggiran ruas jalan raya.
 Massa juga minta MK agar menolak gugatan yang diajukan oleh Paslon nomor 4 guna menghindari terjadinya konflik anatar masyarakat. Sebab pleno yang sudah dilakukan oleh KPU Provinsi dinilai sudah sah dan resmi karena jabatan KPU itu diberikan oleh negara dan suara yang diperoleh sesuai dengan hasil di lapangan. Hal yang sudah disahkan, jika dirubah-rubah akan menimbulkan konflik horizontal dan menimbulkan korban terhadap masyarakat.
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Victor D Mackbon mengatakan pihaknya akan mengambil tindakan tegas kepada para oknum warga yang justru memanfaatkan tempat tersebut untuk melakukan perbuatan penyimpangan.
Antusias masyarakat Kota Jayapura dalam merayakan malam pergantian tahun dan menyambut Tahun Baru 2025 sangat tinggi. Hal itu terlihat di sejumlah titik di Kota Jayapura banyak dikerumuni warga yang ingin menyaksikan detik-detik pergantian tahun salah satunya di Taman Imbi.
Tergabung dalam aksi ini adalah Trash Hero Biak, personel Kodim 1708/BN, Lanud Manuhua Biak, Saka Dirgantara, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Biak, Rumah Komunitas Byak, serta kelompok mahasiswa dan warga setempat. Bersama-sama mereka bahu-membahu membersihkan sampah di sepanjang Jalan Imam Bonjol yang menjadi pusat perayaan malam tahun baru.
Dia mengatakan, beberapa tempat di Kota Jayapura menjadi daerah yang sering dilanda bencana terutama banjir dan tanah longsor. Meskipun belakangan ini Pemkot Jayapura juga terus meningkatkan kewaspadaannya dengan melakukan upaya-upaya pencegahan terhadap dampak cuaca buruk yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu di wilayah kota Jayapura.
Dia menerangkan, dalam pelaksanaannya secara seremonial tutup tahun yang diselenggarakan oleh Pemkot Jayapura itu akan melibatkan masyarakat dan stakeholder terkait yang ada di wilayah pemerintahan Kota Jayapura.