Setelah 20 menit berada di atas udara dan hampir mendekati tujuan yakni bandara Wamena, tiba -tiba ada pengumuman dari awak kabin untuk pesawat harus kembali ke Bandara Wamena tanpa alasan yang jelas kepada penumpang.
Budi menjelaskan, pemotongan anggaran salah satunya terdampak untuk pegawai pemerintah dalam melakukan perjalan dinas ke luar Papua. Sehingga untuk perjalan yang menggunakan pesawat Trigana Air intra Papua masih belum terdampak.
Diakui ini membutuhkan waktu lebih lama mengingat karena pintu-pintu tersebut harus didatangkan dari luar negeri. Dan sampai saat ini pihak Trigana Air masih belum melakukan pemasangan karena terkendala pemesanan dan pengiriman.
Para penumpang juga terpaksa turun menggunakan seluncur evakuasi atau prosotan yang mirip perahu karet. Stakeholder Relation Department Head Bandara Sentani, Surya Eka menjelaskan bahwa insiden ini terjadi dikarenakan salah seorang penumpang tiba-tiba membuka pintu darurat.
Sementara untuk carter berarti sebatas layanan khusus, sehingga itu pihaknya berusaha semaksimal mungkin mengarahkan calon penumpang untuk membeli tiket reguler saja. Menurutnya, jika reguler biaya tiketnya jauh lebih murah. Sebab menghitung seat yang tersedia, namun jika carter akan dikenakan harga khusus yang jauh lebih mahal.
Menurut Irwan, pihaknya sangat menjaga keselamatan pilot dan awak pesawat yang melakukan penerbangan saat itu. "Kami tidak memberikan izin penerbangan ketika mendapat informasi kalau bandara tujuan tidak kondusif atau tidak memungkinkan, maka pesawat tidak terbang," ujarnya.
Wakapolres Yapen, Kompol Marthen Luther mengatakan kedatangan pihak KNKT yang didampingi tim dari Mabes Polri itu sudah melakukan pemeriksaan kondisi Pesawat Trigana yang tergelincir.
Berdasarkan informasi, pesawat ini awalnya dari Jayapura tujuan Serui kemudian dari Serui melanjutkan perjalanan ke Biak dan semuanya bisa berjalan lancar. Namun setelah dari Biak tujuan Serui dan akan kembali dari Serui tujuan Jayapura terjadilah musibah tersebut.
"Terutama untuk daerah Wamena, permintaan penumpang meningkat sangat signifikan, namun masih mendominasi Wamena – Jayapura. Sementara sebaliknya belum begitu signifikan, tetapi pasti ke depan akan lebih meningkat, "ungkapnya
Manager Trigana Air Service Wamena Michael Biduri menyatakan untuk meminimalisir percaloan atau pemrmainan harga tiket pesawat yang sering terjadi di bandara Wamena maka diharapkan kepada masyarakat untuk bisa menjadwalkan waktu keberangkatannya dan bisa membeli tiket baik secara online maupun di travel terdekat.