Kegiatan penyuluhan diisi dengan workhop kelas inovasi, edukasi bahaya narkoba, membuat pojok impian, penandatanganan komitmen dan diakhiri dengan pawai membagikan stiker anti Narkoba.
Pengumuman Hasil Seleksi Penerimaan Perserta Didik Baru (PPDB) di tingkat SMK tahun ajaran 2024/2025 telah selesai. Sebanyak 453 siswa baru dinyatakan terima di SMKN 3 Jayapura dari jumlah 681 orang siswa melakukan pendaftaran. Kemudian yang hanya melakukan validasi data sebanyak 524 calon siswa. Menariknya, dari sejumlah calon siswa baru ini, terdeteksi ada yang menggunkan Narkoba jenis ganja.
Namun karena Ignasius Babaga bahwa untuk mengembalikan pengelolaan SMA-SMK ke provinsi tersebut maka yang perlu dilakukan terlebih dahulu adalah merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 106 dan 107 tahun 2022. Karena itu, lanjut Ignasius Babaga, pihaknya menyuarakan agar dilakukan revisi terhadap kedua peraturan pemerintah tersebut.Â
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Natalis Mumpu, Amd,Sos menyatakan perang yang terjadi tak hanya melibatkan 2 suku saja tapi ada beberapa suku bahkan dari luar Jayawijaya, sehingga berimbas bagi siswa sekolah yang saat ini masuk pada tahun ajaran baru dari SD ke SMP, SMP Ke SMA/SMK, SMA,/SMK ke Perguruan tinggi .
 Ketua Panitia PKL 2024 Siswa SMKN 3 Jayapura, Aris Ramba Kila, S.Pd, mengatakan bahwa pihaknya melepaskan sebanyak 393 siswa dari sembilan (9) jurusan yang ada di sekolah tersebut.
  Ketua PPDB 2024 SMKN 5 Jayapura, Yustun Talitti, SPd mengungkapkan bahwa untuk saat ini SMKN 5 Jayapura masih cukup diminati masyarakat. Buktinya dalam penerimaan peserta didik baru yang dibuka pada 12-19 Juni lalu, antusias masyarakat cukup lumayan walaupun tidak sebanding dengan sekolah yang lain.
 Untuk tahun ajaran baru target yang dibutuhkan sekitar 600_siswa. Dari jumlah yang ada akan terbagi kedalam 19 ruangan kelas. Masing masing ruangan kelas mengisi kurang lebih 36 siswa. "Maksimalnya 36 per kelas, jadi target yang dibutuhkan bisa memenuhi ruangan kelas yang ada," ujarnya.
 Sebelumnya Dinas Pendidikan kota Jayapura telah mengeluarkan Juknis Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024 untuk SMA dan SMK di kota Jayapura tahun ajaran 2024/2025 yang telah dibuka pada awal pertengahan bulan Juni tahun ini, diharapkan kepada calon peserta didik agar dapat menentukan pilihan sekolah dan jurusan akan dituju dengan seksama, sesuai dengan minat dan bakat peserta didik.
 Ketua Panitia, Andri Patiung mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menjaring putra-putri terbaik yang nantinya dapat membantu pemerintah daerah dalam mempromosikan destinasi pariwisata, seni, budaya dan ekonomi kreatif yang dimiliki oleh Kabupaten Mimika.
"Anak muda, para siswa ini merupakan harapan bangsa ke depan. Tentunya berbagai hal harus dikuasai mereka, termasuk dalam berkendara. Berkendara yang baik dan benar membantu mereka dalam menjalani aktivitas sehari-hari," ungkap Instruktur Safety Riding Astra Motor Papua, Dulfi Ade Putra.