Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan pendidikan. Ia meminta Dinas Pendidikan segera menindaklanjuti edaran wali kota yang mengatur larangan pungli, khususnya
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Jayapura mencatat tingkat kelulusan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Kota Jayapura pada tahun 2026 mencapai 98 persen dari total sekitar 4.000 siswa. K
Konsep penamatan yang diusung sekolah tahun ini berfokus pada prosedur formal kependidikan. Kegiatan utama sekolah hanya mencakup pembacaan Surat Keputusan (SK) Kelulusan serta prosesi simbolis pengembalian siswa kepada orang tua masing-mas
Larangan membawa HP ke sekolah tersebut, lanjut dia, karena anak-anak tidak akan fokus belajar terlebih saat guru sedang berdiri di depan kelas mengajar. Siswa akan focus pada HP yang dibawanya. Selain itu, guru juga tidak bisa memantau apa
‘’Dulu kita disini juga begitu. SMA-SMK ditangani provinsi. Tapi, beberapa kabupaten saat itu meminta kalau bisa SMA dan SMK dikelola oileh kabupaten/kota. Sehingga beberapa usulan itu disampaikan secara berjenjang sampa
‘’Saya minta agar mempercepat pembangunan dapur-dapur SPPG, supaya segera masyarakat kita terbantukan,’’ kata Wamandes Ahmad Riza Patria saat melakukan pertemuan dan dialog dengan para kepala distrik dan kepala kampung s
Ia menjelaskan, pendidikan di SMK tidak hanya berfokus pada teori, tetapi lebih menekankan pada pengasahan keterampilan. Karena itu, keberadaan ruang praktik dan peralatan yang memadai akan sangat membantu siswa mengemba
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Asisten II Sekretariat Daerah Kota Jayapura, Abdul Majid. Ia menegaskan komitmen pemerintah dalam melindungi generasi muda dari berbagai ancaman sosial, terutama penyalahgunaan narko
  Kepala Bidang Penempatan dan Pelatihan Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Papua, Fransiska H. Rerey mengatakan setiap tahun jumlah pencari kerja baru bertambah seiring dengan kelulus
  Kota Jayapura jadi penyelenggara setelah mendapat kepercayaan dari The Japan Foundation Jakarta. Dalam festival itu berbagai perlombaan telah disiapkan, antara lain: lomba cosplay, karaoke, dan lomba presentasi baha