Sidak itu dilakukan bertepatan dengan dilakukannya pengisian BBM bersubsidi di SPBUN. Dalam sidak itu, Bupati mendapati satu mobil open cup yang penuh dengan jirigen dan diduga kuat akan melakukan transaksi jual beli BBM
Sidak tersebut dilakukan bersama Kapolresta Jayapura Kota, Ketua Pengadilan Negeri Jayapura, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM), serta Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).
Kegiatan ini bertujuan untuk memantau langsung harga kebutuhan pokok serta memastikan stok pangan tetap aman selama Ramadhan. Asisten II Setda Kota Jayapura, Abdul Majid, menjelaskan bahwa sidak tersebut merupakan bentuk
Wali Kota Abisai Rollo menegaskan bahwa sidak tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat, sekaligus mencegah adanya lonjakan harga yang tidak wajar menjelang Ramadan.
Ketua Satgas Saber Pangan PapuaKetua Satgas Saber Pangan Papua yang juga sebagai Direktur Reskrimsus Polda Papua Kombes Pol Rama Samtama Putra, S,IK, M.Si, MH menyatakan usai tiba di Wamena tim melaksanakan supervisi dan
  Kanit 2 Subdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Papua, AKP Fredy Nixon J. Simatauw, mengatakan Satgas Pangan Polda Papua secara rutin melakukan pemantauan harga dan distribusi bahan pokok di pasar maupun tingkat distribu
Plt Kepala Disnakerindag Jayawijaya Isak Hubi. S.Sos menyatakan sidak yang dilakukan ini merupakan bagian dari pengawasan oleh pemerintah terkait peredaran barang atau bahan makanan yang sudah tidak layak di konsumsi ole
Rustan Saru menjelaskan, sidak tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan yang diterima, sekaligus memastikan pelaksanaan ujian dan kegiatan perpisahan menjelang kelulusan berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Hingga pukul 09.00 WIT, jumlah pegawai yang hadir baru mencapai sekitar 50 persen. Bahkan, pada saat sidak berlangsung, lurah setempat belum berada di kantor. Selain persoalan kedisiplinan, Wakil Wali Kota juga menekanka
Selain stok, Disperindag Papua juga memastikan harga bahan pokok relatif stabil. Menurut Imbenai, jika terjadi kenaikan harga, hal tersebut masih dalam batas wajar dan disebabkan oleh mekanisme pasar.