Laporan: Jimianus Karlodi_Jayapura
Sejumlah anak perwakilan dari sejumlah kelas di SD YPPK Gembala Baik, nampak serius mengikuti materi sosialisasi, di aula sekolah. Bila selama ini mereka diajar oleh guru mereka, kali
Dikatakan, pungutan yang dilakukan oleh sekolah melalui komite yang ada di setiap satuan sekolah harus dikawal oleh pemerintah. Sebab diketahui, bahwa secara nasionalkk telah memberikan perhatian kepada pelayanan Pendidi
Kebijakan tersebut menegaskan bahwa guru yayasan yang telah diangkat menjadi ASN tidak boleh serta-merta dipindahkan ke sekolah negeri. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Marthen Medlama Tabenak menyampaikan, langka
Kacang goreng atau kripik tempe dan sepotong roti menjadi topik yang dibahas. Ada juga yang menyertakan kurma 3 biji atau diganti dengan rambutan 3 biji termasuk jika selama ini diberikan susu kotak namun ada yang member
Menurutnya, sekolah-sekolah perintis dan yayasan merupakan garda terdepan dalam mencetak generasi masa depan Papua yang cerdas dan berdaya saing. Karena itu, keberadaan guru yang berkualitas di sekolah yayasan harus teta
Hanya saja selama Ramadan ini, ada yang berbeda pada menu program MBG yang disajikan di sekolah-sekolah. Jika biasanya siswa menerima makanan lengkap dengan lauk dan sayur, kali ini menu diganti menjadi makanan kering ya
Yeneke Dippan ditemui, Senin (23/2) menegaskan bahwa kondisi ini adalah bentuk pengabaian hak dasar masyarakat yang tidak bisa ditoleransi lagi oleh Pemerintah Daerah.
Dalam tinjauannya di Kampung Sowiwa, Distrik Oudate,
Adapun rincian bantuan tersebut meliputi, Pembangunan Gedung Klasis GKI Kota Jayapura Rp2 miliar, Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGGI) Rp500 juta, Haji Papua Rp500 juta, pembangunan gereja GPDI Alfa Omega Hamadi
Kegiatan sosialisasi yang dilakukan kepada masyarakat umum, tentu tidak banyak menghadapi kendala komunikasi. Berbeda jika yang menjadi sasaran sosialisasi adalah mereka yang memiliki berbagai keterbatasan. Karena itu pe
Kerjasama itu dibuat dalam bentuk penandatanganan nota kesepahaman atau MoU, yang ditandatangi langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Biak Numfor, Kamaruddin, SPd dan Kepala Perum Damri Cabang Bia