Kepala Diskominfo Papua, Jeri Agus Yudianto mengatakan di era kecerdasan buatan (AI) yang terus berkembang pesat, salah satu Laboratorium AI Experiance bekerja sama dengan salah satu operator terbesar kemarin diresmika
Motivator Papua Jose Ohee, S.S, M.Hum, menyatakan mengejar ketertinggalan di tanah Papua generasi muda bukan hanya membutuhkan skill tapi soft skill yang paling dibutuhkan. Selama ini identifikasi masalahnya agak kurang,
Ia menegaskan bahwa sumber daya manusia (SDM) Papua saat ini sudah sangat siap menyambut kehadiran rumah sakit tersebut. Menurutnya, banyak lulusan tenaga kesehatan, baik dari dalam maupun luar Papua, yang belum terser
Secara kasat mata, dari luar, bangunan rumah sakit ini terlihat megah. Rumah sakit itu juga diisi dengan peralatan medis yang cukup modern dan lengkap sehingga dapat memberikan pertolongan dengan segera dan tepat.
Dengan menggandeng PT Freeport Indonesia (PTFI), Uncen tengah menyiapkan rencana penguatan kemitraan untuk pengembangan kurikulum berstandar internasional. “Inisiatif dengan PTFI diharapkan dapat memperkayakualitas pemb
Hanya saja, untuk di wilayah Papua sendiri, memang pembangunan pendidikan ini secara umum memang masih dihadapkan dengan berbagai masalah. Kepala Dinas Pendidikan Papua, Christian Sohilait pun mengakui hal itu. Menurut
Rekror UNAI'M Yapis Wamena Dr. H. Rudihartono Ismail, M.Pd, CRA, CRP menyatakan PMB UNA'IM Yapis Wamena tahun ini dibuka untuk berbagai program studi unggulan yang berfokus pada pembangunan sumber daya manusia, pemberda
"Kami harap agar kehadiran hotel ini memberikan motivasi bagi anak-anak Papua, selain itu hotel ini dapat mempekerjakan anak-anak Papua dan anak-anak Papua bisa belajar, berbaur mendapatkan pengalaman untuk penyerapan S
Pelatihan sesi terakhir dari kegiatan pelatihan bertajuk “Pengembangan Diri SDM OAP: Mengasah Kualitas SDM Papua” ini, dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai latar belakang.
Pada kategori Bintara, terdapat rincian lebih lanjut, di mana 570 orang mendaftar untuk Polisi Tugas Umum, 99 orang untuk Brimob, 6 orang untuk Polair, dan 10 orang untuk Bintara Kompetensi Khusus, dengan berbagai latar belakang kompetensi, seperti tenaga pendidik, tenaga kesehatan, tata boga, ciber, dan akuntansi.